Rizieq Shihab Ditangkap di Arab Saudi karena Bendera Hizbut Tahrir? Ini Kata KBRI

Foto Rizieq Shihab bersama polisi Arab Saudi yang beredar di media sosial. (Twitter - @beritaA1)
06 November 2018 22:40 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar kabar bahwa pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab sempat ditangkap dan dimintai keterangan oleh aparat kepolisian Arab Saudi. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh sedang mendalami informasi itu.

Kabar itu diperkuat oleh sejumlah foto Rizieq Shihab berada di tengah kerumunan polisi Saudi yang beredar melalui grup WhatsApp dan kini juga menyebar di media sosial, Selasa (6/11/2018). Diduga, Rizieq Shihab diamankan aparat setempat karena tepergok memajang bendera Hizbut Tahrir di dinding rumahnya.

Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengakui sudah mendapat kabar tersebut tapi belum terkonfirmasi. “KBRI masih mendalami informasi yang beredar ini. Kami sedang menerjunkan tim verifikasi ke Mekah,” kata Agus Maftuh kepada Suara.com, Selasa malam.

Dia menuturkan, proses verifikasi yang dilakukan tim itu membutuhkan waktu. Sebab, jarak kantor Kedubes RI di Riyadh ke Mekkah terbilang jauh, yakni 1.100 kilometer. “Kami akan kabarkan hasil verifikasi tersebut,” tukasnya.

Sebelumnya, Sugito Atmo Prawiro, pengacara Habib Rizieq, tidak membenarkan tapi juga tidak membantah kabar tersebut. ”Saya belum dapat kabar dari sana [Saudi]. Jadi, belum bisa banyak berkomentar,” kata Sugito kepada Suara.com, Selasa malam.

Ia menuturkan, sudah menelepon kliennya tersebut. Namun, Sugito mengklaim belum mendapat respons perihal kabar penangkapan tersebut.

Sumber: Twitter/@agungwirawan100

Sumber : Suara.com