Video Heroik Tim SAR Evakuasi Korban Lion Air di Kedalaman 30 M

Salah satu penyelam dari tim SAR (Instagram/sar_nasional)
05 November 2018 17:30 WIB Chelin Indra Sushmita Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Sudah lebih dari sepekan tim SAR gabungan melakukan pencarian korban dan badan pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung, Karawang, Jawa Barat. Sampai saat ini, anggota tim SAR gabungan masih terus melakukan usaha untuk mengevakuasi korban dan badan pesawat nahas yang jatuh, Senin (29/10/2018).

Proses pencarian yang penuh risiko membuat anggota tim SAR gabungan kesulitan melakukan tugas. Bahkan, ada seorang penyelam yang meninggal dunia saat menjalankan tugas berbahaya tersebut. Kinerja anggota tim SAR gabungan untuk menemukan korban dan badan pesawat Lion Air PK-LQP nahas tersebut.

Aksi menantang maut tersebut direkam dalam video yang dibagikan melalui akun Instagram Basarnas, @sar_nasional, Minggu (5/11/2018). Video itu memperlihatkan kerja keras tim SAR gabungan yang melakukan pencarian korban dan badan pesawat Lion Air PK-LQP tanpa kenal lelah. "Pencarian dan evakuasi dengan penyelaman masih terus kami lakukan," demikian keterangan video tersebut.

View this post on Instagram

A post shared by BASARNAS (@sar_nasional) on

Proses evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan membuat warganet terharu. Mereka memberikan apresiasi melalui kolom komentar unggahan tersebut. "Saat di luar sana ada orang-orang yang bekerja seberat ini, tapi di sisi lain saya yang pekerjaannya jauh lebih baik enggak ada apa-apanya dibanding ini malah sering mengeluh salut pak. Semangat terus. Jaga kesehatan, Tuhan bersama kalian," komentar @okijayanti.

"Ya Allah, mereka yang nyelam, aku yang tarik napas. Mereka sudah kerja keras, berusaha semampu mereka. Tolong kita saling mendoakan agar tim SAR diberi kemudahan, kelancaran, dan kesehatan dalam pencarian Lion Air, amin," sambung @elinakarin30.

"Masyallah, semua kebaikan yang kalian lakukan di dunia. Pasti ada balasannya di dunia dan akhirat kelak," lanjut @sylviamahri.