Kisah Horor Perawat Jerman Suntik 100 Pasien hingga Tewas

Niels Hogel (Youtube)
03 November 2018 21:15 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, BERLIN -- Seorang mantan perawat di Jerman bernama Niels Hogel mengaku telah menghilangkan nyawa 100 pasien. Dia harus mendekam di penjara untuk menjalani hukuman seumur hidup atas pembunuhan yang dilakukan terhadap dua pasien pada 2015 lalu. Kini, dia kembali dituntut karena telah melakukan pembunuhan terhadap sekitar 100 pasien.

Dikutip dari BBC, Niels Hogel diduga memberikan obat dengan dosis tinggi kepada pasien yang dirawatnya. Obat tersebut menyebabkan pasien mengalami gagal jantung dan akhirnya meninggal dunia.

Adapun motif tindakan tersebut adalah membuat rekan kerjanya terkesan ketika mencoba meresusitasi korban. Resusitasi adalah tindakan medis untuk membuka kembali jalan napas yang menyempit.

Berdasarkan fakta persidangan, Niels Hogel, 41, membunuh 36 pasien di Oldenburg, Jerman, dan 64 pasien di Delmenhorst dari tahun 1999 hingga 2005. Sidang kasus pembunuhan tersebut kabarnya dilanjutkan pada Mei 2019 mendatang.

Sejauh ini, penyidik baru bisa membuktikan puluhan jasad yang menjadi korban Niels Hogel. Kerabat korban menunggu persidangan tersebut untuk mendengar kesaksian Niels Hogel.

Menurut jaksa, Niels Hogel memilih pasien secara acak untuk menyuntikkan obat-obatan yang menyebabkan serangan jantung. Niels Hogel tertangkap basah melakukan tindakan tersebut di rumah sakit Delmenhorst pada musim panas 2005 silam. Sebelumnya, dia dicurigai meracuni pasien saat bekerja di rumah sakit Oldenburg, Jerman.

Butuh waktu bertahun-tahun untuk mengungkap pembunuhan yang dilakukan Niels Hogel. Dia baru dijatuhi hukuman seumur hidup setelah terbukti melakukan pembunuhan terhadap dua orang pada 2015 lalu.

Padahal, sebelumnya dia selalu lolos dari tuduhan tersebut dan mendapat surat rekomendasi berkelakuan baik.