Ilmuwan Rusia Tikam Dada Temannya Tukang Spoiler Buku

Ilustrasi pembunuhan (Solopos/Whisnupaksa Kridangkara)
03 November 2018 02:00 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, MOSKOW – Seorang ilmuwan Rusia yang bekerja di lembaga penelitian Bellongshausen di King George Island, Antartika, dituding melakukan percobaan pembunuhan. Dia melakukan tindakan berbajaya tersebut kepada rekannya yang dianggap mengganggunya membaca buku.

Ilmuwan bernama Sergey Savitsky, 55, dan Oleg Beloguzov, 52, telah bekerja sama di lembaga penelitan Bellingshausen di pedalaman Rusia selama empat tahun. Keduanya dikenal sangat profesional dan kompeten dalam menyelesaikan tugas.

Tetapi, dikabarkan Oddity Central, Jumat (2/11/2018), Sergey Savitsky dilaporkan mencoba menikam dada Oleg Beloguzov yang menganggunya membaca buku. Kasus percobaan pembunuhan itu menjadi yang pertama terjadi di Antartika.

Menurut kabar yang beredar, kedua ilmuwan tersebut sangat rajin membaca buku. Mereka menghabiskan banyak waktu untuk membaca buku di tempat terpencil. Namun, Oleg Beloguzov seringkali membuat spoiler dengan menceritakan akhir kisah dalam buku tersebut kepada Sergey Savitsky.

Sergey Savitsky yang belum selesai membaca buku tersebut merasa kesal dengan bocoran yang diceritakan rekannya. Sampai suatu saat dia merasa sangat kesal sehingga mencoba menikam dada Oleg Beloguzov dengan pisau dapur.

"Oleg Beloguzov selalu memberikan bocoran tentang akhir buku yang telah dibacanya sebelum Sergey Savitsky membaca dengan lengkap. Itulah akar permasalahan kedua ilmuwan tersebut," kata seorang sumber yang dirahasiakan identitasnya seperti dilansir The Sun.

Beruntung, Oleg Beloguzov langsung dilarikan ke rumah sakit sehingga nyawanya tertolong. Sebab, kondisinya sangat kritis karena pisau dapur itu merusak jantungnya. Meski demikian, saat ini kondisinya tetap stabil dan tengah menjalani pemulihan.