Pria Ini Beli Air Kencing Pemuda Rp65.000 Per Ember, Buat Apa?

Li (kiri), pria pembuat kertas bambu yang direndam air kencing. (Nextshark.com)
03 November 2018 07:00 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Seorang pria di Tiongkok bernama Li memasang iklan yang cukup unik. Pada iklan yang ia pasang di sejumlah titik di Fuyang, Hangzhou, Tiongkok, Li menawarkan uang 30 Yuan atau sekitar Rp65.000 bagi siapa saja yang memberikannya satu ember air kencing laki-laki muda.

Di balik kisah unik itu, ternyata air kencing laki-laki muda dimanfaatkan Li untuk membuat kertas berkualitas tinggi. Dilaporkan Nextshark, Jumat (2/11/2018), Li membuat kertas secara tradisional dari serbuk bambu yang direndam di dalam air kencing laki-laki muda.

Nextshark menyebut cara pembuatan kertas seperti itu memang sudah dipraktikkan selama berabad-abad di wilayah Fuyang, Hangzhou, Tiongkok. Namun pengrajin kertas bambu tradisional itu kini sudah sangat jarang ditemui.

Li rela membeli satu ember air kencing laki-laki muda seharga Rp65.000 karena kebanjiran pesanan. Di saat pesanan membeludak, Li justru kekurangan air kencing laki-laki muda sebagai perendam kertas berkualitas karyanya.

Banyaknya pesanan itu dipicu semakin dekatnya Hari Lajang di Tiongkok yang jatuh pada 11 November setiap tahunnya. Li mengungkapkan dirinya menghabiskan 1.500 air kencing laki-laki untuk memenuhi pesanan kertas karyanya pada Hari Lajang 2017 lalu.

Kini, menjelang Hari Lajang 2018 di Tiongkok, Li masih kekurangan sekitar 250 liter air kencing laki-laki muda. Maka dari itu, Li rela menorehkan kisah unik dengan memasang iklan untuk membeli air kencing seharga Rp65.000 untuk satu ember.