Seorang Penyelam Meninggal Saat Cari Puing Lion Air

Petugas KPLP melakukan pencarian korban dan puing pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Jawa Barat, Rabu (31/10 - 2018). (Antara / Galih Pradipta)
03 November 2018 12:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Anggota tim Basarnas meninggal dunia saat mencari puing-puing dan korban Lion Air di Perairan Tanjung, Karawang, Jawa Barat. Penyelam tersebut diketahui bernama Syachrul Anto. 

Syachrul Anto, merupakan anggota Indonesia Rescue Diver Team. Ia meninggal dunia setelah usai korban kecelakaan Lion Air PK-LQP, Jumat (2/11/2018) kemarin. Saat ini jasad korban sudah disemayamkan di rumah duka, Surabaya, Jawa Timur.

Pimpinan Indonesia Rescue Diver Team, Bayu Wardoyo mengatakan, korban dievakuasi dari laut menggunakan kapal Victory milik Pertamina. Kemudian sekitar pukul 21.30 WIB menuju dermaga JICT 1.

"Habis itu langsung dibawa ke RSUD Koja, tapi dinyatakan meninggal pukul berapa tepatnya, kita enggak ada data. Terus dibawa ke rumah duka di Surabaya," kata Bayu kepada wartawan, Sabtu (3/11/2018), sebagaimana dilansir Liputan6.com.

Bayu tak tahu persis kronologi rekannya itu bisa meninggal setelah menyelam mencari korban Lion Air. Menurut dia, semua sedang diselidiki oleh Basarnas.

"Kami [Indonesia Rescue Diver Team] di bawah koordinasi Basarnas, jadi yang mengurus semuanya ini Basarnas mulai dari dibawa ke RS Koja sampai ke kampung halamannya, dimakamin juga pakai cara Basarnas," tutur Bayu.

Sumber : Liputan6.com