Pilot Lion Group, Anak Mendagri Pernah Bawa 737 MAX 8 dari Amerika

Mendagri Tjahjo Kumolo saat mengunjungi Gedung Promoter RS Bhayangkara Tk I R. Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati), Kamis (1/11/2018). - Bisnis/Aziz Rahardyan
01 November 2018 16:30 WIB Aziz Rahardyan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengunjungi keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610. Mendagri mengunjungi Gedung Promoter RS Bhayangkara Tk I R Said Sukanto atau RS Polri Kramat Jati, Kamis (1/11/2018).

Tjahjo mengaku ikut berduka atas kecelakaan yang dialami pesawat Lion Air JT610 yang rencananya akan bertolak ke Pangkal Pinang. Tjahjo menyebutkan anak bungsunya yang bernama Arjuna Cakra Candrasa adalah pilot di Batik Air, anak perusahaan Lion Air Group.

"Saya ke sini hanya ingin menyampaikan duka, turut prihatin dengan para keluarga. Bagaimanapun anak saya juga pilot Lion [Group]. Dia juga dulu ikut rombongan dari Amerika yang bawa pesawat ini [Boeing 737 Max 8] ke Indonesia," ungkap Tjahjo.

Selain itu, Tjahjo mengirimkan tim dari Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri untuk bekerja sama membantu Kepolisian mendapatkan sidik jari untuk identifikasi korban.

"Kami membawa tim dari Dukcapil untuk 24 jam posko di sini supaya bisa bersama-sama dengan Tim Inafis mempercepat data baik sidik jari. Kami sudah sanding di ruangan atas dan Inafis. Hanya itu saja, untuk mempercepat," ungkap Tjahjo.

Tjahjo pun berjanji mempermudah segala proses surat-menyurat perihal kematian penumpang pesawat Lion Air PK-LQP. Posko postmortem pun telah disediakan pihak RS Polri Kramat Jati.

Sumber : Bisnis/JIBI