4 Tahun Berlalu Terungkap Pilot MH370 Sering Kirim Pesan Mesum

Malaysia Airlines MH370 (Dailyexpress.co.uk)
31 Oktober 2018 23:00 WIB Newswire Internasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Setelah empat tahun pesawat nahas Malaysia Airlines MH370 hilang, belakangan terungkap rekam jejak Zaharie Ahmad Shah, kapten pesawat tersebut.

Zaharie Ahmad Shah, kapten pesawat nahas Malaysia Airlines MH370 ternyata tergila-gila dengan model kembar Lan Qi HUi dan Qi Min Lan. Postingan tersebut terungkap empat tahun setelah MH370 dinyatakan hilang pada 2014 lalu.

Setahun sebelum MH370 hilang, Zaharie diketahui menguntit lama Facebook Lan Qi Hui dan Qi Min Lan. Bahkan, Zaharie sempat menulsikan komentar mesum.

Setidaknya, sejak 2013, pilot berumur 53 tahun tersebut tercatat 97 kali berkomentar di akun Facebook dua model cantik yang usianya 30 tahun lebih muda darinya.

Beberapa komentar Zaharie sempat tak ditanggapi, namun ada beberapa pesan yang dibalas. Salah satunya, Zaharie mengajak kedua model cantik tersebut ke Kuala Lumpur. Padahal, Zaharie diketahui telah beristri.

"Kapan ke KL? Bagaimana kalau kalian ke KL?," tulis Zaharie namun tak dijawab.

Ada juga postingan Zaharie mengomentari foto Lan Qi Hui dan Qi Min Lan sedang mengenakan mantel mandi.

"Cuma mandi?," tanya Zaharie seperti dikutip dari Dailymail dan dilansir Suara.com, Minggu (23/9/2018).

Di mata sahabat, Zaharie dikenal ramah dan mudah berteman. Namun, postingan tersebut menguak sisi gelapnya yang ternyata menyukai daun muda.

Selain terobsesi dengan perempuan muda, Zaharie diketahui juga sering mengkritisi pemerintahan Najib Razak-saat itu masih menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia.

Bahkan, Zaharie menyebut Najib Razak sebagai pejabat bodoh.

Pesawat MH370 hilang di udara ketika terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014. Pesawat itu membawa 227 penumpang dan 12 awak.

Kata-kata terakhir dari kokpit yang diawaki Kapten Zaharie Ahmed Shah dan satu kopilot ke pengendali lalu lintas udara Malaysia adalah, "Good Night Malaysia Three Seven Zero".

Setelahnya, pesawat itu mendadak menghilang dari radar saat serah terima antara pengendali lalu lintas udara di Malaysia dan Vietnam.

Sumber : Suara