Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 31 Oktober 683, Kakbah Terbakar

Kakbah. (Telegraph.co.uk)
31 Oktober 2018 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Berbagai peristiwa bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 31 Oktober. Salah satunya adalah terbakarnya Kakbah saat terjadi pertempuran di dekatnya pada 683.

Selain itu, ada beberapa kejadian penting lainnya yang layak dikenang pada 31 Oktober. Demi mengenangnya, simak rangkuman Solopos.com tentang catatan persitiwa dunia hari ini yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org:

683
Bangunan suci yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia, Kakbah, terbakar. Peristiwa itu terjadi pada masa pemerintahan Dinasti Bani Umayyah yang dipimpin Yazid bin Muawiyah. Saat itu, Kota Makkah diserang oleh kelompok yang tidak menyukainya sehingga membuat Kakbah rusak. Pertempuran selesai setelah Yazid tewas dalam pertempuran.

1587
Perpustakaaan Universitas Leiden, Belanda dibuka. Perpustakaan itu dianggap sebagai tempat yang sangat berpengaruh bagi perkembangan budaya Eropa.

1822
Kaisar Agustin de Iturbide membubarkan Kekaisaran Meksiko. Kaisar Agustin merupakan jenderal angkatan darat dan politikus yang memerdekakan Meksiko dari kekuasaan Spanyol pada 1821. Setelah Meksiko merdeka, dia diangkat sebagai President of The Regency. Setahun kemudian, dia diumumkan sebagai kaisar baru. Dia juga tercatat sebagai perancang bendera Meksiko yang pertama. Namun, dia akhirnya membubarkan negara tersebut tanpa alasan yang jelas.

Benito Mussolini. (Dictio.id)

1922
Benito Amilcare Andrea Mussolini alias Benito Mussolini diangkat menjadi perdana menteri Italia. Usianya yang masih 39 tahun kala itu membuatnya tercatat sebagai perdana menteri termuda yang pernah dimiliki Italia. Sayangnya, setelah 21 tahun menjabat, tepatnya pada 1943, dia akhirnya dipaksa mundur dari posisinya sebagai perdana menteri. Hal itu terjadi lantaran serangkaian kekalahan Italia di Afrika. Setelah dipaksa mundur, dia diasingkan oleh pemerintah Italia. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1945, dia dieksekusi mati di wilayah Como, Italia Utara.

Pesawat Jerman yang menyerang Inggris dalam Pertempuran Britania. (Wikimedia.org)

1940
Pertempuran Britania antara Inggris dan Jerman berakhir setelah berlangsung hampir tiga bulan. Salah satu pertempuran di masa Perang Dunia II tersebut berhasil dimenangi Inggris yang mampu memukul mundul Jerman dari Inggris.

1941
Kapal penghancur milik Amerika Serikat, USS Reuben James, ditembak oleh militer Jerman menggunakan U-boat di dekat Islandia. Peristiwa itu menewaskan lebih dari 100 pelaut Angkatan Laut Amerika Serikat. Ini merupakan kapal pertama milik Amerika Serikat yang ditenggelamkan musuh pada Perang Dunia II.

1956
Militer Inggris dan Prancis menyerang Mesir guna membuka kembali Terusan Suez. Serangan ini dilancarkan karena keputusan Mesir menasionalisasi Terusan Suez. Keputusan itu membuat Prancis dan Inggris meradang lantaran Terusan Suez amat penting bagi sejumlah negara Eropa. Selain itu, pada awalnya, Terusan Suez dibuka atas dana sumbangan dari pemerintah Prancis.

1964
Pemerintah Jerman kembali membuka Tembok Berlin yang membuat warga di sisi barat dan timur bisa saling bertemu. Namun, pemerintah hanya memperbolehkan kunjungan dari satu sisi, yakni barat. Keputusan itu diambil lantaran kekhawatiran pemerintah Jerman Timur jika warganya tidak kembali setelah berkunjung.

1984
Perdana Menteri India, Indira Gandhi, dibunuh oleh pengawalnya yang berasal dari kaum Sikh. Pembunuhan itu dilakukan sebagai pembalasan atas serangan militer di Kuil Emas Amritsar, kuil kaum Sikh yang menjadi markas gerakan separatis. Sikh merupakan kaum yang menganut ajaran Sikhisme gabungan antara Hindu dan Islam.

1999
Maskapai penerbangan Egypt Air 990 denganb rute Los Angeles-New York-Kairo, jatuh di kawasan Samudera Atlantik. Kecelakaan itu terjadi di bagian selatan Pulau Nantucket, Massachusetts, Amerika Serikat. Pesawat ini menewaskan sekitar 217 penumpang. Kecelakaan itu terjadi setelah pesawat lepas landas dari Bandara Internasional John F. Kennedy untuk melakukan perjalanan ke New York dan Kairo, Mesir.