Diberi Mushaf Alquran Raksasa di Ta'mirul Islam Solo, Ini Reaksi Prabowo

Pengasuh Ponpes Ta'mirul Islam Solo KH Muhammad Halim Naharussurur (kiri) dan KH Muhammad Ali Naharussurur menunjukkan mushaf Alquran raksasa, Selasa (30/10 - 2018). (Solopos / Ivan Andi Muhtarom)
30 Oktober 2018 19:30 WIB Ivan Andimuhtarom Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, mendapatkan hadiah berupa mushaf Alquran berukuran raksasa saat bersilaturahmi ke rumah pimpinan Pondok Pesantren Ta'mirul Islam Solo, KH. Muhammad Ali Naharussurur, Selasa (30/10/2018) sore. Kunjungan itu adalah rangkaian safarinya di Soloraya.

Prabowo datang ke Basecamp SAR Juba Rescue Ta'mirul Islam sekaligus rumah KH. Muhammad Ali yang berada di Jl. KH. Samanhudi, Tegalsari, Laweyan, Solo, sekitar pukul 16. 04 WIB. Dia disambut ratusan santri yang mengucapkan Selawat Badar. Beberapa pengurus dan simpatisan Partai Geridra juga terlihat memakai atribut partai dan baju putih berlambang kepala burung garuda.

Prabowo ditemui langsung oleh Halim beserta para kiai dan ustaz di ponpes tersebut. Dalam lawatan politiknya, Prabowo Subianto didampingi Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan mantan Gubernur Jawa Tengah Letjend Purn. Bibit Waluyo.

Mereka melakukan pertemuan tertutup selama 35 menit. Sesaat setelah keluar, Prabowo melambaikan tangan. KH. Muhammad Ali atau akrab disapa Abah Ali kemudian memberikan hadiah berupa Alquran yang ditulis tangan. Mushaf tersebut berukuran 2 meter x 1,25 meter.

Ali mengatakan Alquran tersebut adalah pusaka Ponpes Ta'mirul Islam. Menurutnya, hadiah itu diberikan karena hanya Alquran yang bisa menyelamatkan manusia di dunia dan akhirat. "Insya Allah Presiden kita di dunia Prabowo, dan presiden di akhirat Alquran," ungkapnya saat memberikan Alquran.

Dalam sambutannya, Prabowo Subianto mengatakan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada para kiai di Ponpes Ta'mirul Islam Solo yang telah menerimanya. Dia menyatakan menerima Alquran tersebut secara simbolis, ia ingin menitipkan Alquran itu agar tetap berada di pesantren tersebut.

"Saya terima sebagai simbol, titipan, anjuran, amanah, tugas. Insya Allah saya akan kuat memikul kepercayaan yang begitu besar yang diberikan saudara semua," kata dia.

Abah Ali juga memberikan sebuah sorban kepada Prabowo. Sorban itu langsung ia kalungkan di lehernya. Para pendukungnya mengelu-elukan Prabowo yang masuk ke dalam mobil Alphard warna putih. Prabowo lalu naik ke atas melalui sunroof lalu memberikan hormat dan menyalami sebagian pendukung yang berada di pinggir jalan melewati atap yang bisa terbuka tersebut.

Abah Ali mengatakan kunjungan itu diharapkan dapat membawa manfaat, membawa barakah untuk bangsa dan negeri ini. Ia menyatakan acara juga dihadiri perwakilan Komunitas Masyarakat Santri (Komas) terdiri atas ponpes yang terdiri 1.200 ponpes di Indonesia.

Ditemui wartawan seusai acara, Abah Ali mengatakan pemberian Alquran dimaksudkan karena ia ingin Alquran menjadi bukan hanya sekadar simbol tetapi juga imam, petunjuk, dan pemimpin yang akan menjadikan manusia selamat, bahagia, sejahtera dunia-akhirat.

"Alquran adalah haq, keadilan, kebenaran, hakikat. Meskipun pemberian ini kami sampaikan dan itu sekaligus menjadi doa ketulusan hati kami kepada beliau," kata dia.

Ia mengatakan tak tahu siapa penulis Alquran raksasa tersebut. Alasannya, orang tua zaman dahulu begitu tawadu sehingga tak mencantumkan nama penulis. Bahkan, tahunnya pun juga tak tercantum dalam mushaf tersebut.

"Selama ini [Alquran] disimpan di tempat kami dan itu sebenarnya menjadi pusaka pondok dan kami amanatkan kepada beliau dan alhamdulillah secara maknawi beliau terima. Tapi bendanya diamanatkan kepada kami, ya kami terima kembali," papar dia.

Ia juga menjelaskan pemberian sorban kepada Prabowo bermakna sorban sebagai sambung rasa, silaturahim. Sorban juga simbol semoga di sisi hidup bisa bersemangat beribadah. "Kami tidak mengatasnamakan ponpes. Kami secara pribadi, para ustaz, santri, wali santri, sepakat mendukung Prabowo," tutupnya.