4 Alumni UNS Solo Jadi Korban Lion Air

Personel Basarnas melakukan penyelaman untuk mencari korban pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10 - 2018). (Antara/H0/Basarnas)
30 Oktober 2018 07:00 WIB Insetyonoto Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Sebanyak empat orang alumni Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo diketahui ikut menjadi korban pesawat Lion Air di Karawang Jawa Barat.

Sekjen Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Pusat, Bambang Dwi Wahyudi, mengatakan dari hasil penelusuran data identitas penumpang pesawat yang naas itu terdapat empat alumni.

Menurut dia, empat orang itu masing-masing, Janu Daryoko (pengusaha) alumni Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) 1978, Sitharesmi (pengusaha) alumni Arsitektur FT 1982, Cosa R. Shahab Komunikasi FISIP 1998, dan dr. Rio Nanda Pratama  (dokter di RS Bakti Timah Pangkalpinang) alumni Fakultas Kedokteran 2010.

“Sampai saat ini [Senin malam] jenazah empat alumni belum ditemukan. Kita doakan semoga beliau-beliau husnul khotimah,” katanya dihubungi Solopos.com, Senin (29/10/2018) malam.

Lebih lanjut Bambang, mengatakan setelah mendapat kabar musibah pesawat Lion Air, IKA UNS pusat membuat crisis center beranggotakan 28 orang.

Mereka dibagi tugas ada yang mencari informasi di Bandara Cengkareng, di lokasi jatuhnya pesawat di Kerawang, Rumat Sakit Polri Kramat Jati, dan di rumah duka keluarg korban.

“Kami juga masih mencari data apakah masih ada anggota IKA UNS yang menjadi korban. Untuk sementara empat orang,” ungkapnya.

Dia menambahkan IKA UNS pusat akan memberikan bantuan uang duka kepada keluarga korban.