Pramugari Cantik Asal Madiun Alfiani Curhat Soal Ini Sebelum Lion Air Jatuh

Guru pramugari Lion Air Alfiani Hidayatul Solikha, Rindang Wahyu Wijayanti, menunjukkan WA terakhirnya dengan Alfiani, Senin (29/10 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
29 Oktober 2018 20:17 WIB Abdul Jalil Nasional Share :

Madiunpos.com, MADIUN — Kabar soal Alfiani Hidayatul Solikha, pramugari asal Madiun yang bertugas di pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh ke perairan Karawang, Senin (29/10/2018), dengan cepat tersebar.

Kabar nahas yang dialami pramugari cantik itu pun terdengar oleh salah satu orang terdekat Alfiani yaitu guru Bahasa Inggris di SMAN 1 Dolopo, Rindang Wahyu Wijayanti. 

Setelah mendapat informasi itu, Rindang pun mendatangi rumah Alfanii yang berada di RT 014/RW 007, Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Senin sore. 

Kepada wartawan, Rindang menceritakan dirinya sempat berkirim pesan melalui aplikasi perpesanan Whatsapp (WA) dengan Alfi pada Minggu (28/10/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat berkomunikasi dengan Rindang, pramugari cantik Alfiani sempat curhat bahwa dirinya sangat capek. 

Kepada Rindang, Alfi menyadari bekerja itu tidak mudah dan hidup bahagia juga tidak mudah. Terkadang dirinya harus senyum meski dalam kondisi sedih.

Alfiani juga menyampaikan kalau dirinya membutuhkan kebahagiaan dan kebebasan. 

Dalam curhatannya itu, Alfiani, seperti dituturkan Rindang, merasa capek dalam bekerja. Kemudian Rindang memberikan motivasi kepada Alfiani dan menguatkannya.

“Alfi menyampaikan pesan itu menggunakan Bahasa Inggris. Jadi dia sering berkomunikasi dengan saya menggunakan Bahasa Inggris. Saya terakhir WA sama Alfi kemarin sore,” jelas dia. 

Rindang mengaku sempat tidak yakin dengan kabar tersebut. Salah satunya karena ia baru berkomunikasi dengan Alfi sehari sebelumnya.

Setelah melihat ada nama Alfiani dalam daftar nama korban, Rindang pun sempat menghubunginya melalui telepon WA. Namun, teleponnya tidak mendapatkan respons dari Alfi. 

Menurut dia, Alfiani selama ini memang dekat dengannya sehingga pramugari yang baru berusia 20 tahun itu kerap bercerita tentang berbagai hal. Tak terkecuali tentang aktivitasnya selama bekerja sebagai pramugari di Lion Air. 

Alfi sempat bercerita seharusnya dirinya tidak menjadi pramugari di pesawat rute Soekarno Hatta-Pangkal Pinang. Alfise harusnya terbang dengan rute Soekarno Hatta-Medan. Namun, karena ada sesuatu hingga akhirnya Alfi terbang ke Pangkal Pinang.