Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 21 Oktober 2010, Myanmar Ganti Bendera

Bendera lama Myanmar (kiri) dan bendera baru Myanmar (kanan). (Wikimedia.org)
21 Oktober 2018 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 21 Oktober. Salah satunya adalah digantinya bendera Myanmar.

Selain itu, ada berbagai kejadian lain pada 21 Oktober yang layak dikenang. Demi mengenangnya, berikut Solopos.com merangkum beberapa peristiwa dalam catatan peristiwa dunia hari ini yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org.

Ilustrasi kekalahan pasukan Katolik Eropa dalam Perang Salib Rakyat. (Wikimedia.org)

1096
Perang Salib Rakyat antara pasukan Kesultanan Seljuk dan pasukan Katolik Eropa Barat di Anatolia, Nicaea atau kini Iznik di Turki berakhir dengan kemenangan pasukan Seljuk. Perang yang berlangsung selama enam bulan itu disebut Perang Salib Rakyat karena bukan merupakan Perang Salib yang merupakan inisiatif Paus Urbanus II.

1805
Pasukan Inggris berhasil mengalahkan pasukan Prancis dan Spanyol dalam pertempuran di Tanjung Trafalgar, Spanyol. Atas kekalahan itu, harapan Prancis dan Spanyol untuk menguasai Tanjung Trafalgar semakin kecil. Kampanye Trafalgar yang dilakukan Prancis dan Spanyol sejak Maret di tahun yang sama itu berakhir pada November dengan kegagalan merebut Tanjung Trafalgar dari Inggris.

1912
Di masa Perang Balkan I, pasukan Bulgaria berhasil merebut wilayah Kardzhali dari pasukan Kesultanan Ottoman. Sebelumnya, Kesultanan Ottoman telah menguasai wilayah tersebut sejak abad ke-18. Kini, Kardzhali menjadi salah satu provinsi di Bulgaria.

1944
Setelah bertempur melawan Jerman selama hampir tiga pekan, pasukan Amerika Serikat (AS) berhasil menduduki Kota Aachen, Jerman. Kota Aachen menjadi kota pertama yang jatuh ke tangan Sekutu selama Perang Dunia II.

1944
Untuk kali pertama, pasukan Jepang melakukan serangan bunuh diri yang disebut kamikaze. Kamikaze pertama itu mendera kapal HMAS Australia yang dihantam pesawat Jepang dengan membawa bom seberat 200 kg di perairan dekat Pulau Leyte, Filipina. Akibat serangan tersebut, sebanyak 30 awak kapal tewas.

1944
Pasukan Uni Soviet membunuh dan memerkosa warga sipil di Nemmersdorf atau kini Mayakovskoye, Kaliningrad, Rusia. Tindakan keji itu dilakukan setelah pasukan Uni Soviet berhasil merebut wilayah tersebut dari tangan Jerman. Sekitar 72 wanita Jerman dan sekitar 50 orang Prancis dan Belgia tewas dalam peristiwa yang dikenang dengan sebutan Pembantaian Nemmersdorf itu.

1950
Pertempuran antara pasukan PBB dan pasukan Korea Utara (Korut) di Yongju, Korut yang berlangsung selama dua hari berakhir dengan kemenangan pasukan PBB. Pertempuran itu merupakan salah satu yang terbesar selama Perang Korea. Korut yang kalah dalam pertempuran itu harus rela kehilangan 1.075 tentaranya yang tewas, sedangkan korban tewas dari pasukan PBB hanya 49 orang.

1956
Pasukan Inggris menangkap pemimpin pasukan Mau-Mau—kelompok pemberontak di Kenya—demi meredam pemberontakan. Pada 1960, pasukan Mau-Mau resmi bubar setelah para tokohnya ditumpas habis oleh Inggris. Mau-Mau merupakan gerakan pemberontak yang didominasi Suku Kikuyu. Gerakan itu timbul karena Suku Kikuyu merasa ditindas pemerintah Inggris yang berkuasa di Kenya.

Nemanja Vidic. (Telegraph.co.uk)

1981
Nemanja Vidic lahir di Titovo Uzice, Yugoslavia. Ia lantas dikenal luas sebagai pemain sepak bola yang membela klub raksasa di Inggris, Manchester United, dari 2006 hingga 2014. Sebelum gantung sepatu pada 2016 silam, Vidic sempat membela klub besar di Italia, Inter Milan, selama dua tahun.

2010
Pemerintah Myanmar secara resmi memperkenalkan bendera baru negara tersebut. Bendera lama berwarna merah dan biru dengan gambar gerigi roda dikelilingi 14 bintang dan setangkai padi di tengahnya digantikan dengan bendera baru berwarna kuning, hijau, dan merah dengan bintang besar berwarna putih di tengahnya. Bendera lama yang telah digunakan sejak 1974 diganti sesuai dengan konstitusi 2008 yang menginginkan simbol baru.