Tips Mengurangi Dampak Gempa dari BMKG

Tim SAR memotong besi reruntuhan bangunan untuk mengevakuasi korban di Hotel Roraroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018). - ANTARA/Basri Marzuki
21 Oktober 2018 07:00 WIB Gloria Fransisca Katharina Lawi Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Beberapa waktu terakhir Bangsa Indonesia digegerkan dengan bencana gempa bumi yang menimpa sejumlah wilayah di Tanah Air seperti Lombok (NTB) serta wilayah Sulawesi Tengah.

Masyarakat Indonesia yang hidup pada cincin api sangat rentan dengan gempa bumi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berbagi sejumlah tip penting bagi masyarakat Indonesia untuk mengantisipasi kecelakaan di dalam rumah dan kantor saat terjadi gempa bumi.

Berikut tips penting dari BMKG yang bisa diterapkan untuk mengurangi dampak gempa bumi sebagaimana dilansir Bisnis/JIBI:

1.Bangunan tahan gempa

BMKG meminta masyarakat sedari awal memahami gempa bumi, dan daerah mana saja di Indonesia yang memang rawan gempa. Setelah itu, masyarakat perlu memastikan ciri rumah tahan gempa.

Pastikan struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi. Setelah bangunan rumah terbangun, Anda masih harus mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan agar terhindar dari bahaya gempabumi.

2.Kenali tempat kerja

Selain rumah, BMKG juga mencatat pentingnya masyarakat mengenali lingkungan tempat Anda bekerja. Misalnya, perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung.

Anda juga perlu belajar melakukan P3K dan menggunakan alat pemadam kebakaran. Jangan lupa, catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi.

3.Persiapan rutin di tempat kerja

Anda perlu melakukan persiapan rutin dan tata letak yang mudah. Misalnya, perabotan seperti lemari, kursi, meja, diatur supaya menempel pada dinding. Caranya bisa dipaku, diikat, dan lain sebagainya.

Tujuannya, supaya menghindari kejatuhan, roboh, ataupun bergeser saat terjadi gempa bumi.

Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran. Selalu mematikan air, gas, dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

4.Cegah jatuhan material

Adapun penyebab celaka yang paling banyak menimpa korban gempa bumi adalah kejatuhan material dari bangunan saat mereka berdiam.

Oleh sebab itu, aturlah benda yang berat sebisa mungkin pada bagian bawah, bukan di atas. Jangan lupa, cek kestabilan benda yang tergantung karena dapat jatuh saat gempa, misalnya lampu dan kipas angin.

5.Alat wajib di rumah dan kantor

Berikut beberapa alat wajib yang harus ada di rumah dan kantor yakni: kotak P3K; senter/lampu baterai; radio; makanan suplemen; dan air yang mencukupi.