Make Indonesia Great Again, Tim Prabowo: Donald Trump yang Tiru Kita

Capres Prabowo Subianto menyapa pendukungnya seusai mendaftar di depan Kantor KPU Pusat, Jakarta, Jumat (10/8 - 2018). (Antara / Aprillio Akbar)
19 Oktober 2018 21:13 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mengadakan pertemuan dengan sejumlah media asing di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jl Sriwijaya, Jakarta Selatan, Jumat (19/10/2018). Salah satu topik dalam tanya jawab itu adalah tagline "make Indonesia great again" ala Prabowo.

Pertemuan dengan media massa tersebut menjadi kesempatan bagi media asing mengajukan pertanyaan seputar isu Prabowo - Sandiaga. Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Hashim Djojohadikusumo sempat menjelaskan berbagai isu yang ditanyakan oleh jurnalis asing, salah satunya soal Make Indonesia Great Again.

Berkali-kali Hashim menegaskan bahwa slogan itu bukan meniru slogan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. "Make Indonesia Great Again tidak ada kaitan dengan Presiden Trump. Banyak yang menanyakan saya," kata Hashim dengan menggunakan bahasa Inggris.

Hal tersebut pun diamini oleh pernyataan dari Direktur Hubungan Internasional BPN Prabowo-Sandi, Irawan Ronodipuro. Menurut Irawan, slogan Make Indonesia Great Again sama sekali bukan meniru Make America Great Again yang pernah dipakai Donald Trump dalam kampanye Pilpres Amerika Serikat 2016 lalu.

"Kamu tahu Indonesia Raya? Presiden Soekarno ingin membuat Indonesia hebat dan kita masih bekerja untuk itu. Itulah mengapa disebut Indonesia Raya dan Gerindra punya sesuatu yang sama, great Indonesia movement yang artinya pergerakan untuk membuat Indonesia menjadi jaya," ujarnya.

Karena mengacu kepada tokoh pendiri bangsa, Soekarno, Irawan sempat menyebut bahwa Donald Trump lah yang malah meniru Indonesia. "Saya pikir Donald Trump yang meniru kita," tuturnya.

Sesi tanya jawab pun dilanjutkan dengan membahas berbagai isu. Terlihat beberapa media luar negeri yang hadir dalam acara tersebut ialah dari ABC Australia, Associated Press, the Australian, VOA, Jakarta Biz Weekly, dan sejumlah media lain.

Sumber : Suara.com