KPK: OTT Kabupaten Bekasi Terkait Proyek Meikarta

Pewarta mengamati ruangan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang tersegel stiker KPK seusai OTT di Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Cikarang, Jawa Barat, Senin (15/10 - 2018). ((Antara/Risky Andrianto)
15 Oktober 2018 14:45 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan menyatakan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi berkaitan dengan perizinan proyek Meikarta. 

"Ya," kata Basaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (15/10/2018).

KPK disebutkan telah mengamankan Rp1 miliar terkait dengan OTT di Kabupaten Bekasi, yang dilakukan, Minggu (14/10/2018).

"Kami menduga ada transaksi terkait dengan proses perizinan properti di Bekasi. Sampai saat ini setidaknya lebih dari Rp1 miliar dalam dolar Singapura dan rupiah yang diamankan sebagai barang bukti," ucap Basaria sebagaimana dikutip Antara.

Dalam OTT itu, lanjut Basaria, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap sejumlah orang di Bekasi dan sekitarnya. "Sampai dini hari ini sekitar 10 orang dibawa ke Kantor KPK untuk klarifikasi lebih lanjut. Mereka dari unsur pejabat dan PNS Pemkab Bekasi serta swasta," katanya.

Selain itu, dia juga menyatakan sejumlah ruangan di Pemkab Bekasi juga telah disegel untuk kepentingan pengamanan awal. "Karena telah disegel, kami ingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba melewati atau mengubah bentuk segel “KPK Line” tersebut," katanya.

Namun, belum diketahui siapa saja pihak-pihak yang diamankan dalam OTT KPK tersebut.

Sumber : Antara