Pelamar CPNS Tembus 4,2 Juta Orang, Ada 5 Instansi Minim Peminat

Ilustrasi tes CAT CPNS (Setkab.go.id)
13 Oktober 2018 12:30 WIB Septina Arifiani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Jumlah pelamar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga Jumat (12/10/2018), mencapai 4.228.686. Dari jumlah tersebut, yang sudah selesai mendaftar tercatat 2.776.653 orang.

Tim Publikasi SSCN Biro Humas Badan Kepagawaian Negara (BKN) dalam siaran persnya Jumat (12/10/2018) petang, seperti dikutip Setkab.go.id, menyebutkan, terdapat lima instansi pemerintah yang jumlah peminatnya sangat minim, di bawah angka 1000an.

Kelima instansi pemerintah yang jumlah peminatnya sampai sekarang masih di bawah 1.000 orang itu adalah: 1. Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (575); 2. Badan Informasi Geospasial (545); 3. Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (497); 4. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (472); dan 5. Sekretariat Jenderal MPR (378).

Siapkan 873 Lokasi Tes
Sementara itu Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 menyiapkan 873 titik lokasi tes yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Selain fasilitas Computer Assissted Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Panselnas juga akan menggunakan fasilitas CAT Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, dari jumlah itu, 237 titik di antaranya milik atau yang diusahakan oleh BKN dan 636 titik merupakan fasilitas UNBK Kemendikbud.

“Dengan jumlah itu, diharapkan pelamar semakin dekat dengan lokasi tes CPNS Tahun 2018,” kata Setiawan di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Ia menyebutkan, Lokasi tes CPNS yang dikoordinir BKN antara lain Kantor BKN Pusat, sejumlah Kantor Regional BKN, UPT BKN, lokasi milik Kementerian/Lembaga yang tersebar di berbagai daerah.

Pemerintah telah mengumumkan pembukaan bagi CPNS Tahun 2018 untuk 238.015 formasi, yang terdiri atas 51.271 formasi di instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda).

Prioritas pengadaan CPNS 2018 meliputi tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur sesuai dengan program Nawacita.

Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi.

Adapun peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi, Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis), serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

Pendaftaran CPNS sudah berlangsung sejak 26 September dan berakhir pada 15 Oktober. Pada 21 Oktober, akan diumumkan hasil seleksi administrasi. Kemudian dilanjutkan pencetakkan nomor ujian secara online pada 21-25 Oktober 2018.