Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 11 Oktober 1862, Pangeran Antasari Meninggal

Lukisan sosok Pangeran Antasari. (Wikimedia.org)
11 Oktober 2018 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 11 Oktober. Salah satu peristiwa bersejarah pada 11 Oktober adalah meninggalnya Pangeran Antasari.

Dirangkum dari Wikipedia.org dan Thepeoplehistory.com, Solopos.com menyajikan Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini, 11 Oktober, demi mengenang sejumlah peristiwa penting pada 11 Oktober. Berikut sejumlah peristiwa yang terjadi pada 11 Oktober:

1138
Gempa bumi besar mengguncang wilayah Aleppo, Suriah. Sejarawan asal Mesir, Ibn Taghribirdi, menyebut gempa bumi yang belum diketahui kekuatannya itu menewaskan sekitar 230.000 orang dan menjadikannya sebagai salah satu gempa bumi paling mematikan sepanjang sejarah.

1649
Setelah melakukan pengepungan selama 10 hari, pasukan Inggris di bawah pimpinan Oliver Cromwell berhasil merebut Kota Wexford, Irlandia dari pasukan Konfederasi Irlandia. Setelah berhasil menguasainya, pasukan Inggris membantai sekitar 2.000 tentara Konfederasi Irlandia dan sekitar 1.500 warga sipil di Wexford.

1797
Pertempuran antara pasukan Angkatan Laut Inggris dan Angkatan Laut Republik Batavia—atau kini Belanda—meletus di Laut Utara dekat Camperduin atau Camperdown, Belanda. Peristiwa yang dikenang dengan sebutan Pertempuran Camperdown itu berakhir dengan kemenangan Inggris yang lantas menahan 11 kapal dari 18 kapal yang dikerahkan Republik Batavia.

1862
Sultan Banjar, Pangeran Antasari, meninggal dunia di Tanah Kampung Bayan Begok, Sampirang, pada usia 75 tahun. Pangeran Antasari meninggal pada masa perjuangannya di Perang Banjar antara Kesultanan Banjar dan Belanda. Selama berjuangm Pangeran Antasari dikenal pantang menyerah dan tak pernah tertangkap pasukan Belanda. Kini, namanya dinobatkan sebagai pahlawan nasional.

Pasukan Republik Transvaal dan pasukan Negara Bebas Oranje di masa Perang Boer II. (Wikimedia.org)

1899
Perang Boer II meletus melibatkan pasukan Inggris yang melawan pasukan Republik Transvaal dan pasukan Negara Bebas Oranje. Perang itu berlangsung hingga 31 Mei 1902 dan berakhir dengan kemenangan Inggris. Inggris lantas menguasai dua negara tersebut dan membentuk Uni Afrika Selatan.

1912
Pasukan Yunani berhasil mengalahkan pasukan Kesultanan Ottoman dalam Pertempuran Sarantaporo di Sarantaporo, Manastir Vilayet, Kesultanan Ottoman. Atas kemenangan itu, Yunani berhasil merebut Kota Kozani. Hingga kini, Kozani menjadi wilayah kekuasaan Yunani.

Presiden Amerika Serikat (AS) Franklin D. Roosevelt. (Biography.com)

1939
Presiden Amerika Serikat (AS) Franklin D. Roosevelt menerima surat dari ilmuwan kelahiran Jerman, Albert Einstein, mengenai bom atom. Surat Eistein itu akhirnya menyita perhatian Roosevelt yang lantas membuat tim khusus untuk menangani pemikiran Eintein tentang bom atom itu. Einstein mengemukakan bom atom akan dapat menghentikan kegilaan Nazi Jerman dalam membantai Yahudi.

1942
Pertempuran antara pasukan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dan pasukan Angkatan Jepang meletus di perairan dekat Tanjung Esperance dan Pulau Savo, Guadalkanal. Pertempuran itu berlangsung selama dua hari dan berakhir dengan kemenangan pasukan AS.

1954
Pasukan Viet Minh berhasil merebut Vietnam Utara dari kekuasaan Prancis. Pemimpin Viet Minh, Ho Chi Minh, lantas dilantik sebagai perdana menteri Vietnam Utara.

1968
NASA mengklaim berhasil melaksanakan misi luar angkasa berawak untuk kali pertama dengan Apollo 7. Tiga awaknya dinyatakan selamat kembali ke Bumi setelah mengorbit selama 10 hari, 20 jam, 9 menit, 3 detik. Ketiga awak Apollo 7 itu adalah Donn F. Eisele, Walter M. Schirra, dan R. Walter Cunningham.

Kolom 55 minutes ago

Bangsa yang Menderita