Pengacara: Amien Rais Tokoh Reformasi, Kenapa Dipanggil Duluan?

Aktivis Ratna Sarumpaet tiba di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/10/2010). Pelaku hoax itu ditangkap pihak kepolisian di Bandara Soekarno Hatta saat akan pergi ke luar negeri. - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
09 Oktober 2018 18:30 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dipanggil untuk diperiksa dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet, Rabu (10/10/2018). Meski sebelumnya mengatakan akan memenuhi panggilan itu, kubu Amien Rais masih mempertanyakan pemanggilan mantan Ketua MPR itu.

Penasihat hukum Amien Rais, Wa Ode Nur Zaenab, mengaku heran kenapa harus kliennya yang kali pertama dipanggil menjadi saksi dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet. Menurutnya ada banyak orang yang hadir ketika Ratna menceritakan kebohongan itu di rumah Prabowo Subianto pekan lalu.

“Pak Amien bukan siapa-siapa di situ. Maksudnya tidak memberikan pernyataan apapun terkait dengan Ratna. Kehadiran beliau saat itu juga sebagai bagian dari koalisi,” katanya saat dihubungi Bisnis/JIBI, Selasa (9/10/2018).

Wa Ode khawatir kasus ini bisa menjadi kepentingan politik. Apalagi, katanya, Amien Rais adalah tokoh reformasi. Diapun mengaitkan kasus ini dengan kontestasi politik menjelang 2019.

Menurutnya, pemanggilan ini bisa berdampak yang kemudian dimanfaatkan oleh lawan. Pihak yang berseberangan ini termasuk dalam kontestasi koalisi pemilu presiden. “Saya mohon panggil saksi-saksi yang lain. Jangan dululah Pak Amien. Tanpa saksi Pak Amien kan sudah cukup,” ungkapnya Wa Ode.

Saat ini pengacara sedang mengkaji pemanggilan ulang Amien besok. Dalam surat yang diterima, nama yang ditujukan salah seperti sebelumnya, yaitu Amin Rais bukan Amien Rais.