Kasus Hoaks, Ratna Sarumpaet Sebut Nama Presiden KSPI Said Iqbal

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (kanan) mendatangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (9/10 - 2018). (Antara / Aprillio Akbar)
09 Oktober 2018 15:06 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Tersangka ujaran kebohongan, Ratna Sarumpaet, menyebut nama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam penyidikan di Polda Metro Jaya. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono terkait perkembangan kasus itu. 

"Tersangka Ratna Sarumpaet menyebut nama Said. Nanti, kami periksa keterangan tersangka Ratna tentang adanya pertemuan, memberitahukan kepada siapa, yang namanya nanti kami periksa sebagai saksi terhadap tersangka," ujar Argo di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Argo menuturkan Said Iqbal sudah datang pada pukul 10.20 WIB dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan. Said berada di Polda Metro Jaya didampingi tim pengacaranya. Hingga berita ini diturunkan, Said masih diperiksa oleh pihak penyidik.

Selain pemeriksaan terhadap Said Iqbal, Argo mengatakan pihak penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap pendiri dan pemilik RSK Bina Estetika, dr. Sidik Setiamihardja. Nama terakhir adalah orang yang bertanggungjawab dalam operasi bedah plastik Ratna Sarumpaet.

"Yang bersangkutan sudah hadir di Polda Metro Jaya. Kami sudah berkomunikasi dan akan menanyakan apakah pada saat itu ada konsultasi, tindakan medis dan sebagainya," kata Argo.

Mengenai status penahanan Ratna Sarumpaet, Argo mengatakan tim kuasa hukum Ratna sudah mengajukan status untuk menjadi tahanan kota. "Sudah diterima oleh penyidik, nanti akan dilihat permohonan tersebut apakah dikabulkan atau tidak. Secepatnya bila sudah ada keterangan dari penyidik," ujarnya.

Sementara itu, Argo enggan menyebut lebih lanjut perihal keikutsertaan Said dalam konferensi pers Prabowo Subianto mengenai Ratna Sarumpaet. Dia juga belum bisa menyimpulkan kaitannya dengan pertemuan Ratna dan sejumlah tokoh politik, salah satunya Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

Sumber : Antara