Pria Lansia Jogja Dorong Kursi Roda Demi Istri

Budi, 71, warga Jl. Ponggalan, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Jogja, DIY, mendorong kursi roda istrinya antara Jl. Imogiri Timur sampai Jl. Bantul, Kabupaten Bantul, DIY. (Facebook/Leo Tosa)
09 Oktober 2018 08:00 WIB Ginanjar Saputra Nasional Share :

Solopos.com, BANTUL — Kisah inspiratif dari seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Budi, 71, warga Jl. Ponggalan, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjadi viral di media sosial. Budi dikabarkan sangat setia merawat istrinya yang menderita sakit pada ginjalnya.

Kisah inspiratif yang kini viral tersebut kali pertama dibagikan akun Facebook Leo Tosa di grup Facebook Info Cegatan Jogja, Sabtu (6/10/2018). Ia menjelaskan Budi bahkan rela berjalan jauh di antara Jl. Imogiri Timur sampai Jl. Bantul, Kabupaten Bantul sembari mendorong kursi roda yang diduduki istrinya demi mengantarkannya untuk menjalani terapi.

"Di tengah panas terik itu Pak Budi selalu setia mendorong kursi roda yang ditumpangi istrinya melintas di ring road selatan antara Jl. Imogiri Timur sampai Jl. Bantul, yang jaraknya cukup jauh itu pergi pulang. Semua itu dilakukannya demi mengantar sang istri terkasih terapi ginjal yang sudah dideritanya selama 14 tahun," ungkap penguguna akun Facebook Leo Tosa.

Pengguna akun Facebook Leo Tosa menjelaskan kisah inspiratif Budi bersama istrinya itu merupakan wujud kesetiaan pasangan yang patut ditiru. Menurutnya, seorang istri memang pantas mendapatkan perlakuan menyenangkan dari suami bagaimana pun kondisinya.

"Sekalipun sudah tidak mampu melayani bikin teh, bikin kopi, bikin makan, bahkan biologis. Sekalipun tidak bisa membantu mencari nafkah. Sekalipun hanya menambah berat beban hidup pak Budi. Tetapi ia adalah istri yang Tuhan anugrahkan pada pak Budi, yang harus dicintai, dikasihi, dilayani dengan sepenuh dan setulus hati sampai maut memisahkan, bahkan lebih dari itu," lanjutnya.

Kini. kisah inspiratif Budi tersebut menjadi viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Pada kiriman pengguna akun Facebook Leo Tosa saja, kisah itu sudah mendapatkan tak kurang dari 1.800 komentar, 24.000 tanda suka, dan sudah dibagikan lebih dari 2.900 kali.