Hendak Diperiksa Soal Ratna Sarumpaet, Amien Rais Ditemani 300 Pengacara

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno didampingi Amien Rais memberikan keterangan pers mengenai berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet, di Jl Kertanegara, Jakarta, Rabu (3/10 - 2018). (Antara / Galih Pradipta)
08 Oktober 2018 23:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyiapkan 300 lebih advokat untuk mendampingi Amien Rais yang akan diperiksa Polda Metro Jaya pada Rabu (10/10/2018). Amien akan diperiksa dalam kasus pernyataan bohong yang disampaikan Ratna Sarumpaet.

"Advokat yang mendampingi ada banyak, sekitar 300-an yang mendaftar," kata anggota Badan Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman di Jalan Daksa 1, Jakarta, Senin (8/10/2018).

Politikus Gerindra itu memastikan bahwa jumlah pengacara yang akan mendampingi Amien Rais terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet terus bertambah. Menurut dia, pihaknya sudah menyiapkan advokat untuk mendampingi tokoh-tokoh yang dipanggil Polri seperti Amien Rais dan Said Iqbal.

"Amien sudah menyatakan akan hadir pada Rabu [10/10/2018] dan Said Iqbal akan hadir Selasa [9/10/2018]," ujarnya. Habiburokhman menegaskan pemanggilan Amien Rais pada Rabu itu hanya sebagai saksi, bukan terlapor.

Anggota Tim Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga, Surya Imam Wahyudi, mengklaim Amien Rais tidak menghadiri panggilan Polda Metro Jaya pada Jumat (4/10/2018) karena ada kesalahan administrasi dalam pemanggilannya. Dia menjelaskan, Polda mengirimkan surat panggilan atas nama Amin Rais, padahal seharusnya Muhammad Amien Rais.

"Panggilan pertama ke Amien ada kesalahan administrasi, karena nama beliau yang benar adalah Prof Dr H Muhammad Amien Rais. Dalam surat panggilannya salah sehingga beliau tidak hadir," ujarnya.

Dia mengatakan pada pemanggilan kedua pun terdapat kesalahan administrasi sehingga dirinya berharap Polda Metro tidak salah mengetik lagi subjek hukumnya.

Sumber : Antara