Polisi Panggil Amien Rais Terkait Kebohongan Ratna Sarumpaet

Amien Rais menyampaiakan orasi saat Halal Bi Halal dan Rapat Koordinasi yang diselenggarakan Forum Keluarga Alumni (FOKAL) IMM Jawa Tengah di Gedung Induk Siti Walidah, kompleks Kampus UMS, Sukoharjo, Minggu (9/7 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
08 Oktober 2018 14:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya memanggil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) terkait kasus kebohongan aktivis Ratna Sarumpaet.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin (8/10/2018) mengatakan penyidik melayangkan surat pemanggilan kedua kepada Amien Rais sebagai saksi yang mengetahui, melihat, dan mendengar pengakuan Ratna saat mengaku menjadi korban pengeroyokan.

"Mudah-mudahan Insya Allah hadir," kata Argo Yuwono, sebagaimana dilansir Kantor Berita Antara, Senin.

Terkait rencana pemanggilan politisi Partai Gerindra Fadli Zon, Argo menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik yang berwenang untuk mendalami keterangan Ratna Sarumpaet.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan ketua Dewan Kehormatan PAN itu sebagai saksi kasus Ratna Sarumpaet pada Jumat (5/10/2018). Namun Polda Metro Jaya memastikan Amien Rais mangkir pemanggilan lantaran tidak memberikan alasan ketidakhadiran memenuhi panggilan penyidik.

Amien Rais sempat menyampaikan pernyataan kepada media terkait pengakuan Ratna yang menjadi korban pengeroyokan di Bandara Husein Sastranegara Bandung Jawa Barat pada 21 September 2018. Namun, Ratna mengaku cerita pengeroyokan itu merupakan informasi bohong dan sama sekali tidak terjadi.

Anggota Polda Metro Jaya menangkap Ratna Sarumpaet saat hendak terbang ke Chili di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Kamis (4/10/2018). Polisi telah menetapkan tersangka terhadap Ratna yang dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 46 tentang peraturan hukum pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sumber : Antara