Klarifikasi Fotonya Bawa Pamflet Ratna Sarumpaet, Inggrid Kansil Siap Dipolisikan

Ingrid Kansil (Twitter ingridkansil)
06 Oktober 2018 23:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ingrid Kansil memberikan klarifikasi mengenai foto dirinya saat bersama Dorce Gamalama yang memegang pamflet dukungan kepada Ratna Sarumpaet. Foto itu menjadi perbincangan di berbagai media sosial, menyusul kasus berita bohong yang menjerat Ratna Sarumpaet.

Ingrid mengaku melakukan hal tersebut sebagai reaksi spontan saat melihat kondisi Ratna Sarumpaet yang pada awalnya mengaku sebagai korban penganiayaan. Kendati pada akhirnya terkuak jika Ratna Sarumpaet melakukan kebohongan.

"Saya pikir siapa pun pasti terenyuh dengan kondisi yang luar biasa parahnya. Kekerasan fisik saya pikir ini memang terjadi. Lalu dengan hati nurani yang tulus ikhlas saya menyuarakan ini dengan memposting foto dengan bunda Dorce yang pada tanggal 2 [Oktober] itu saya posting," ucap Ingrid Kansil saat berbincang di kawasan Kemang, Jakarta, Sabtu (6/10/2018).

Ingrid kembali mengatakan bahwa niatnya hanya merespons isu kekerasan dan tak ada unsur politik dalam unggahannya. "Saya juga lihat pemberitaan di televisi, Ratna Sarumpaet datang ke Pak Prabowo, saya pikir kok perempuan diginiin, apalagi beliau sudah sepuh. Jadi dengan niat tulus dan ikhlas niat saya memposting itu dari hati nurani terdalam ingin menyuarakan anti kekerasan dan ketidakadilan tethadap kaum perempuan."

Dia juga menuliskan keterangan pada unggahannya dengan mengedepankan praduga tak bersalah. Pada akhirnya, Inggrid mengaku kecewa setelah mengetahui Ratna Sarumpaet berbohong.

"Sekarang saya sudah hapus karena memang ternyata tidak benar. Itu pembohongan publik yang dilakukan Bu Ratna dan mengecewakan kita semua. Kita niatnya membela kaum perempuan tapi kok dibohongin. Sebetulnya ini memang hati nurani terdalam saya yang berbicara," terangnya.

"Saya menyesalkan terkait penggiringan opini yang seolah-olah -- misalnya pamflet itu kita yang bikin atau ada konspirasi apa. Aduh kita kan cuma emak-emak, niatnya juga ikhlas memperjuangkan kaum perempuan," kata dia.

Ingrid Kansil juga menyatakan siap bertanggung jawab jika ada pihak lain yang melaporkannya ke polisi terkait foto dukungannya untuk Ratna Sarumpaet yang sempat diunggah dan menjadi perbincangan di media sosial.

Dalam klarifikasi yang disampikan Inggrid, Sabtu, ia mengaku melakukan hal tersebut sebagai reaksi spontan saat melihat kondisi Ratna Sarumpaet yang pada awalnya mengaku sebagai korban penganiayaan, kendati pada akhirnya terkuak jika Ratna Sarumpaet melakukan kebohongan.

"Insya Allah sebagai warga negara yang baik tentu harus taat hukum. Saya harus datang kalau memang ada yang melaporkan," ucap Ingrid Kansil di kawasan Kemang, Jakarta, Sabtu.

Dalam kesempatan yang sama, Dorce Gamalama mengatakan bawah mereka berdua adalah korban dari kabar bohong (hoaks) yang diberikan Ratna Sarumpaet. "Masa masalah begini saja dilaporin. Kita kan bukan nyebar hoaks. Justru kita korban loh," kata Dorce Gamalama.

Dorce juga siap menemani jika nantinya ada pihak yang melaporkan Inggrid ke polisi akibat unggahannya. "Kalau misalnya mbak Inggrid dipanggil, saya juga dipanggil. Tenang saja mbak, saya temanin. Insya Allah dengan pertemuan kita, ini adalah akhir dari cerita," pungkas Dorce.

Sumber : Antara