1.300 Pakaian Adat Ditampilkan Saat Pembukaan Asian Para Games Malam Nanti

Asian Para Games (Instagram asianpg2018).jpg
06 Oktober 2018 12:30 WIB Chrisna Chaniscara Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Tentu masih segar di ingatan kita betapa spesialnya upacara pembukaan Asian Games 2018 yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 18 Agustus lalu. Pujian dari dalam maupun luar negeri silih berganti ketika 1.600 penari menampilkan Tari Ratoh Jaroe, tari kolosal asal Aceh, dengan kompak dan seirama. Kehadiran artis ngehits macam Via Vallen hingga Isyana Sarasvati kian menambah semarak opening ceremony.

Kini Indonesia kembali punya kesempatan menjadi sorotan dunia saat menggelar upacara pembukaan Asian Para Games 2018 di SUGBK, Sabtu (6/10/2018) malam. Mengangkat tema We Are One, ajang yang akan dihelat selama dua jam ini akan menonjolkan indahnya keberagaman Indonesia. Benang merah itu akan ditunjukkan lewat tata panggung, pernak-pernik upacara hingga konsep pertunjukan. “Desain panggung akan melambangkan garis ekuator Indonesia atau zamrud khatulistiwa. Sama seperti nanti, semua elemen di panggung adalah tentang Indonesia dan tentang atlet Indonesia,” ujar Co-Creative Director Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018, Jay Subiakto, seperti dilansir Liputan6, Jumat (5/10/2018).

Nuansa tradisional sendiri akan sangat kental dalam perhelatan akbar tersebut. Jay menggamit komposer yang juga pemimpin Magenta Orchestra, Andi Rianto, untuk memberi sentuhan pada musik acara. Andi akan berkolaborasi dengan beberapa musikus tradisional untuk memperkuat tema keberagaman Indonesia. Tak jauh berbeda dengan tata panggung dan musik, pakaian yang digunakan juga menunjukkan kekayaan budaya Tanah Air. Terdapat 1.300 pakaian daerah yang akan ditampilkan, 500 di antaranya merupakan hiasan kepala.

Di panggung, akan ada 1.500 penampil yang terdiri dari penari hingga keterlibatan atlet disabilitas. Sejumlah artis atau seniman difabel seperti Claudya Fritsca, Zizi Raziq, Putri Ariani dan Surya Sahetapi akan unjuk kebolehan bersama musisi besar seperti Armand Maulana, Once, Vidi Aldiano, Sheryl Sheinafia hingga Maudy Ayunda. “Saya tak hanya fokus ke hiburan melainkan juga memperlihatkan ada mereka [penyandang disabilitas] yang punya kehebatan luar biasa,” kata Jay.

Ketua Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc), Raja Sapta Oktohari, berjanji memberikan kejutan pada masyarakat lewat acara opening ceremony. Sejauh ini animo warga untuk menyaksikan ajang olahraga disabilitas terbesar se-Asia ini memang amat menggembirakan, Tiket yang dsediakan panitia kini sudah ludes terjual. Panitia terpaksa menambah kuota penonton hingga 2.000 tiket. “Opening ceremony tidak hanya keren, tapi keren banget. Kalau nonton nanti perasaanya seperti roller coaster, ada sedih, senang, terharu, dan sebagainya,” beber Okto.

Presiden Joko Widodo menginginkan kesuksesan Indonesia di Asian Games 2018 bisa menular ke Asian Para Games. Selain sukses dalam hal penyelenggaraan, kontingen Indonesia mampu menembus peringkat empat klasemen dengan 98 medali, 31 di antaranya medali emas. “Saya minta momentum penyelenggaraan Asian Games kemarin bisa dilanjutkan kembali pada Asian Para Games kali ini,” ujar Jokowi seperti dikutip Antara.

Asian Para Games 2018 akan digelar di Jakarta 6-13 Oktober mendatang. Ajang edisi ketiga tersebut bakal diikuti 41 negara dengan total 2.800 atlet, 1.800 ofisial serta 500 media. Terdapat 18 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ajang tersebut seperti basket, voli, anggar, tenis meja, renang, menembak, judo, bersepeda dan catur. Ada pula angkat beban, bowling, bola gawang, bulu tangkis, lari, panahan, boccia, bola tangan dan tenis. Indonesia menargetkan 16 medali emas di ajang tersebut.