IPW Prediksi Kasus Ratna Sarumpaet Cuma Heboh di Awal

Ratna Sarumpaet memberikan klarifikasi terkait pemberitaan penganiyaan terhadap dirinya di Kediaman Ratna Sarumpaet, Kawasan Bukit Duri, Jakarta, Rabu (3/10 - 2018). (Antara / Galih Pradipta)
06 Oktober 2018 05:30 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, meyakini kasus Ratna Sarumpaet akan “mengambang” atau tidak jelas ujungnya. Penilaiannya tersebut merujuk pada sejumlah kasus-kasus pelaporan tokoh dan aktivis sebelumnya di mana tidak ada kejelasan hingga akhir.

"Sama seperti kasus makar yang dituduhkan polisi ke Ratna Sarumpaet bersama sejumlah tokoh kritis beberapa waktu lalu. Heboh di awal dan senyap akhirnya," kata Neta kepada wartawan, Jumat (5/10/2018).

Dia menambahkan bahwa sebetulnya tidak bisa hanya Ratna Sarumpaet yang dipolisikan karena bukan dia yang menyebarkan berita penganiayaan. Kendati demikian, Neta tidak menyebut secara gamblang siapa pihak yang harus bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Persoalan kebohongan yang diungkapkan Ratna Sarumpaet, bukan hanya dia sendiri, namun ada pihak lain di medsos. Jadi IPW berkeyakinan, kasus Ratna Sarumpaet ini hanya heboh di awal dan akan senyap di ujungnya," katanya.

Mengacu pada kasus-kasus dugaan makar sebelumnya saja, lanjut Neta, kepolisian belum menindaklanjuti lagi proses hukumnya. Karena itu menurutnya status kasus tersebut tidak jelas sampai sekarang.