Protes Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali, Tim Prabowo-Sandi Tolak Kirim Delegasi

Rizal Ramli (kedua dari kiri) dan Prabowo Subianto (ketiga dari kiri) memberikan pernyataan soal perekonomian Indonesia di Kertanegara, Jakarta, Jumat (5/10/2018). - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
05 Oktober 2018 23:35 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Koalisi Indonesia Adil dan Makmur pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan tidak akan mengirim delegasi ke acara tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia atau IMF-WB annual meeting di Bali. Pernyataan itu sebagai bentuk kekecewaan atas penyelenggaraan agenda internasional itu.

Rizal Ramli yang merupakan anggota tim ekonomi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengkritik Indonesia sebagai tuan rumah menghabiskan dana sangat besar.

“IMF Bali memang dari sisi biaya sangat besar sekali yaitu Rp830 miliar dan ada estimate yang bisa lebih lagi. Itu nyaris USD70 juta. Setahu saya untuk acara konferensi internasional, USD10 juta sudah hebat, mewah,” katanya di rumah Prabowo, Jl Kertanegara, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Berdasarkan pengalaman yang pernah dia ikuti, kata Rizal, dalam kegiatan semacam ini penyelenggara biasanya hanya menyediakan tempat makan dan penjemputan lokasi. “Bahkan kalau makan paling disediakan minuman, snack, potato chips. Tidak ada tuh makan-makan. Bayar sendiri,” ucapnya.

Menurutnya. tidak ada ajang Bank Dunia yang sangat mewah selain di Indonesia. Oleh karena itu dalam kondisi Indonesia yang sedang berduka, tim Prabowo-Sandi mengaku sedih karena menilai pemerintah menghabiskan dana besar untuk acara -- yang menurutnya tidak membuat perekonomian Indonesia lebih baik.

“Kami tidak kirim delegasi agar ada penghematan dan penghematan itu bisa dialirkan untuk saudara kita di Donggala, Palu, dan Lombok,” ungkap Rizal.