Ratna Sarumpaet ke Chile Pakai Dana APBD DKI Rp70 Juta

Aktivis Ratna Sarumpaet (tengah) tiba di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/10 - 2018). (Antara/Akbar Nugroho Gumay)
05 Oktober 2018 11:40 WIB Feni Freycinetia Fitriani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Asiantoro membenarkan pihaknya membiayai keberangkatan Ratna Sarumpaet ke Santiago, Chile.

Bantuan itu mencakup biaya tiket, penginapan dan uang saku selama mengikuti kegiatan The 11th Women Playrights International Conference 2018 di Santiago, Chile pada 7-12 Oktober 2018.

 “Untuk bu Ratna, dana bantuannya sekitar Rp60 juta sampai Rp70 juta. Itu untuk biaya pulang-pergi,” katanya ketika dikonfirmasi, Jumat (5/10/2018).

Menurut Asiantoro, proses pencairan pembiayaan untuk memberangkatkan Ratna ke Santiago, Chile tidak terjadi tiba-tiba.

Ratna Sarumpaet diketahui mengirim surat ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak Januari 2018. Sementara itu, untuk pencairan dana dibutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan.

“Jadi tidak ujug-ujug berangkat. Kebetulan saja saat mau berangkat yang bersangkutan tersandung masalah hukum,” ujarnya.

Asiantoro menuturkan bukan hanya Ratna yang bisa memeroleh dana bantuan keberangkatan ke luar negeri untuk menghadiri kegiatan internasional. Setiap warga bisa dibantu. Asalkan memenuhi syarat dan tentunya berprestasi di bidangnya.

Pemprov DKI mendapatkan surat permohonan dari Ratna Sarumpaet yang meminta untuk difasilitasi kehadirannya pada acara The 11th Women Playrights International Conference 2018 di Santiago, Chile.

Letter of Invitation WPI  dikirimkan ke Ratna tertanggal 17 Oktober 2017. Dalam surat tersebut panitia penyelenggara mengundang Ratna sebagai salah satu juru bicara dan ikut membagikan pengalamannya kepada para peserta.

Surat permohonan tersebut diterima oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 19 Februari 2018. Kemudian, surat tersebut didisposisikan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

“Disposisi Bapak Gubernur ke Dinas Parbud adalah difasilitasi dan didukung serta TL (tindak lanjut) sesuai ketentuan,” ucap Asiantoro.

Disparbud DKI lantas mendisposisikan surat tersebut ke Bidang Nilai Sejarah dan Budaya untuk ditindaklanjuti dengan membuat nota dinas ke Biro Administrasi Sekretariat Daerah (ASD).

“Biaya perjalanan dinas merupakan tupoksi Biro ASD. Sementara itu, Dinas Parbud melakukan pengaturan perjalanan Ratna Sarumpaet sekaligus membantu berkoordinasi dengan pihak panitia WPI. Bu Ratna dijadwalkan tampil pada saat opening 7 Oktober,” jelasnya.