Mengaku Ditangkap Saat Duduk di Pesawat, Ratna Sarumpaet: Tak Masuk Akal

Ratna Sarumpaet (kanan) di rumhanya, Bukit Duri, Jakarta, Rabu (3/10 - 2018), mengklarifikasi bahwa pemberitaan penganiyaan terhadap dirinya adalah bohong. (Antara / Galih Pradipta)
04 Oktober 2018 22:45 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ratna Sarumpaet mengakui ditangkap oleh aparat Kantor Imigrasi di Bandara Soekarno – Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/10/2018) malam, saat sudah duduk di kursi pesawat. Ia mengakui, ditangkap setelah berada di dalam pesawat Turki Airlines dari Terminal 2 Bandara Soekarno – Hatta.

“Saya ditangkap ketika sudah berada di dalam pesawat. Saya langsung diminta kembali turun dan digiring ke kantor keimigrasian bandara,” kata Ratna Sarumpaet kepada Suara.com via telepon.

Ratna menuturkan pada pukul 21.00 WIB, pesawat sudah bersiap berangkat. Namun, aparat keimigrasian menyeruak masuk dan meminta dirinya turun. "Mereka bilang dapat perintah dari atasan bahwa saya tak boleh keluar negeri. Akhirnya saya turun," tuturnya.

Ratna mengaku tak menyangka bakal ditangkap. “Ini tidak masuk akal saya. Begini ya, saya baru menerima surat panggilan pertama dari Polda Metro Jaya pada Kamis sore tadi. Baru surat pemanggilan pertama, kok sudah ditangkap?” katanya.

Pantauan Solopos.com dari tayangan live Kompas TV, saat ini, Ratna Sarumpaet baru saja sampai di Polda Metro Jaya didampingi putri sulungnya. Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis mengakui Ratna Sarumpaet sudah ditangkap di Bandara Soekarno – Hatta.

"Iya [benar Ratna ditangkap],” kata Idham saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (4/10/2018) malam.

Pantauan Suara.com, tim dari Subdit Jatanras Polda Metro Jaya sempat berkumpul untuk bergerak menuju lokasi penangkapan. Tampak anggota polisi bersenjata lengkap disertakan terkait penangkapan Ratna.

Sumber : Suara.com