Tim Prabowo-Sandi Bantah Sebarkan Berita Bohong Soal Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet memberikan klarifikasi terkait pemberitaan penganiyaan terhadap dirinya di Kediaman Ratna Sarumpaet, Kawasan Bukit Duri, Jakarta, Rabu (3/10 - 2018). (Antara / Galih Pradipta)
03 Oktober 2018 20:20 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Kubu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merasa dibohongi atas pernyataan palsu anggota Badan Pemenangan Nasional pasangan itu, Ratna Sarumpaet. Padahal, mereka telah mempercayai keterangan aktivis #2019gantipresiden itu.

Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa kepercayaan mereka kepada Ratna Sarumpaet malah disalahgunakan. “Tentu kita sangat kecewa terhadap tindakan tersebut,” katanya melalui pesan singkat, Rabu (3/10/2018).

Prabowo, kata Dahnil, sangat percaya terhadap pengakuan Ratna Sarumpaet (RS) yang mengaku dikeroyok tiga orang tak dikenal saat berada di Bandung. Karena menganggap cerita itu meyakinkan, mereka pun membela Ratna.

“Bu RS dengan sangat menyakinkan bercerita kepada Pak PSD [Prabowo], Pak Amien dan Fadli. Tentu kebiasaan beliau-beliau adalah berprasangka baik sehingga percaya dan ingin membela Bu Ratna,” kata dia.

Selain itu, Dahnil menolak anggapan bahwa kubu Prabowo-Sandi menebar berita bohong karena pembelaan mereka diberikan berlandaskan pengakuan Ratna. Pada Rabu (3/10/2018) sore, Ratna membuat pengakuan melalui konferensi pers di rumahnya.

Ratna mengakui bahwa muka lebam yang didapatnya bukan karena dipukuli orang, melainkan bekas operasi sedot lemak. Dia melakukan kebohongan itu karena bisikan dari setan karena anaknya menanyakan penyebab lebam di wajahnya.