Ratna Sarumpaet Bohong Soal Penganiayaan, Fadli Zon Dilaporkan ke Polisi

Foto Ratna Sarumpaet yang diunggah Fadli Zon. (fadlizon)
03 Oktober 2018 17:38 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dilaporkan ke polisi atas tuduhan menyebar kabar bohong alias hoaks tentang penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet. Ratna sendiri telah mengakui bahwa cerita penganiayaan itu adalah cerita bohong untuk menutupi operasi plastik yang dia jalani.

Saor Siagian, salah satu pelapor atas nama Advokat Pengawal Konstitusi, mengakui Fadli Zon dilaporkan karena hal tersebut. Selain Fadli Zon, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto juga dilaporkan atas dugaan yang sama.

“Karena sudah terlihat beberapa bukti mengarah bahwa kabar pemukulan itu tidak benar. Tapi, saat konferensi pers mereka menyatakan itu benar,” ujar Saor saat dimintai konfirmasi Suara.com, Rabu (3/10/2018).

Pelaporan ini, kata Saor, juga untuk mengedepankan keadilan dan kebenaran kepada publik. Terlebih, ia menyayangkan kabar ini mencuat saat Indonesia tengah berduka karena gempa serta tsunami di sejumlah daerah di Sulawesi tengah, Jumat (28/10/2018) pekan lalu.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengakui, polisi sudah menerima sejumlah laporan dugaan penyebaran hoaks mengenai penganiayaan Ratna Sarumpaet. "Yang dilaporkan adalah yang menyebarkan. Sementara Bu Ratna Sarumpaet sendiri masih saksi,” kata Setyo.

Ia juga mengakui, salah satu terlapor adalah Fadli Zon alias FZ. Fadli dilaporkan karena memberikan pernyataan mengenai penganiayaan Ratna Sarumpaet melalui media sosial maupun kepada awak media massa.

Sebelumnya, tim gabungan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan Polda Metro Jaya segera memeriksa aktivis Ratna Sarumpaet terkait tidak ditemukannya fakta tentang informasi pengeroyokan.

"Kami akan memeriksa Ibu Ratna Sarumpaet," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta di Jakarta Rabu.

Nico mengatakan polisi tidak menemukan fakta, saksi, maupun laporan pengeroyokan yang dialami Ratna Sarumpaet di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat pada 21 September 2018.

Nico membeberkan justru polisi mendapatkan bukti Ratna Sarumpaet menjalani operasi plastik di Rumah Sakit Bina Estetika Menteng, Jakarta Pusat, pada 21 September. Bahkan aktivis #2019gantipresiden tersebut telah mendaftar perawatan ke rumah sakit itu pada 20 September.

Nico menyebutkan polisi juga akan memeriksa pihak Rumah Sakit Bina Estetika karena hasil penyelidikan menunjukkan Ratna berada di rumah sakit itu pada 21-24 September. Penyidik telah mendapatkan rekaman pemantau, buku pendaftaran pasien dan bukti pembayaran atas nama Ratna di Rumah Sakit Bina Estetika.

Sumber : Suara.com