Badan Geologi Bantah Kota Palu Akan Tenggelam

Reruntuhan rumah di Perumnas Bala Roa, Palu, Minggu (30/9 - 2018). (Antara/Darwin Fatir)
03 Oktober 2018 13:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Beredar kabar Kota Palu akan tenggelam. Menanggapi kabar itu, Kepala Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rudy Suhendar menegaskan hal tersebut hanyalah kabar bohong alias hoaks.

"Ada info beredar Palu akan tenggelam,bencana tidak sebesar itu, berita itu adalah tidak bisa dipertanggungjawabkan, " kata Rudy di Jakarta, Rabu (3/10/2018) kepada wartawan sebagaimana dilansir Antara.

Menurutnya, info tersebut yang membuat masyarakat menjadi panik, sehingga terjadi gerakan besar-besaran ingin meninggalkan kota Palu.
Ia menjelaskan dampak gempa yang muncul tidak sampai membuat Palu akan tenggelam.

Rudy Suhendar menjelaskan saat ini pemerintah berupaya memetakan wilayah Indonesia yang memiliki potensi kebencanaan tinggi. "Pada dasarnya dari mulai Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua, memiliki potensi kebencanaan, umumnya gempa karena berada pada jalur sesar yang panjang," kata Rudy.

Menurutnya gempa yang muncul tingkatannya berbeda antar wilayah, tergantung kondisi geologi masing-masing. Sehingga masyarakat diimbau untuk memantau jalur-jalur sesar apakah wilayahnya dilalui patahan-patahan secara langsung.

"Wilayah mana saja, petanya bisa dilihat di laman geologi Kementerian ESDM, kalau sudah tahu maka mitigasi bencana perlu dilakukan, misalnya tidak membangun rumah dengan bahan yang berat-berat, " katanya.