Palang Merah Singapura Galang Dana Buat Korban Gempa Palu

Warga mengevakuasi jenazah yang ditemukan di sekitar pesisir pantai teluk palu kecamatan Palu Timur, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9 - 2018). (Antara/Zainnudin Min)
02 Oktober 2018 23:40 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, SINGAPURAPalang Merah Singapura (SRC) melakukan penggalangan dana bagi korban dana bagi korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, dan sekitarnya. SRC menjanjikan dana sekitar US$50.000 atau sekitar Rp745,5 juta untuk disumbangkan ke korban gempa di Sulawesi Tengah.

Dilansir Strait Times, Senin (1/10/2018), Palang Merah Singapura juga berniat mengirimkan sukarelawan untuk membantu mendistribusikan bantuan dan mengevakuasi korban gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Rencananya, dana yang terkumpul dari SRC bakal dipakai untuk membeli obat-obatan, selimut, matras, dan berbagai keperluan pengungsi lainnya. Selain itu, tim layanan internasional terus memantau situasi di empat wilayah yang terkena dampak paling parah dari gempa dan tsunami, yakni Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Mouton.

Gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter disertai tsunami berpusat di Donggala, Sulawesi Tengah yang terjadi Jumat (28/9/2018), menelan 1.234 korban jiwa. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sekitar 16.700 orang kehilangan tempat tinggal. Gempa dan tsunami tersebut menyebabkan kerusakan parah di wilayah Palu dan Donggala.

Bukan hanya Singapura, Australia, Amerika Serikat, dan Uni Eropa juga berniat membantu pemerintah menangani korban gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Uni Eropa bahkan berencana menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp26 miliar untuk korban gempa dan tsunami.