Kabar Ratna Sarumpaet Dianiaya, Mahfud MD: Biadab Jika Benar Terjadi

Ratna Sarumpaet (Antara)
02 Oktober 2018 14:55 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Sejumlah tokoh mengutuk penganiayaan yang diduga menimpa Ratna Sarumpaet. Foto wajah tokoh yang selalu berseberangan dengan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) itu beredar di media sosial setelah mengalami penganiayaan.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengutuk kabar penganiayaan yang menimpa aktivis Ratna Sarumpaet yang viral di media sosial. Mahfud menyatakan bahwa atas nama dan alasan apa pun, penganiayaan yang dialami Ratna sungguh terkutuk.

Dia berharap kabar penganiayaan itu tidak benar. Namun jika benar-benar terjadi, Mahfud mendesak kepolisian mencari, menangkap, dan mengadili pelakunya. “Dengan profesionalitasnya polisi akan bisa menemukan pelakunya," ujar Mahfud dalam kicauannya di akun Twitter, Selasa (2/10/2018).

"Mudah2an ini tdk benar. Kalau penganiayaan thd @RatnaSpaet ini benar terjadi, sungguh biadab," tulis Mahfud dalam akun twitternya, @mohmahfudmd.
 
Sedangkan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera mengatakan bahwa penganiayaan yang terjadi terhadap aktivis Ratna Sarumpaet merupakan kejadian yang keji.

"Persekusi terhadap Ratna di beberapa tempat, kemudian terjadi bentrok horizontal. Ini harus jadi keprihatinan bersama," ujar Mardani.

Menurut politikus PKS itu, kejadian tersebut merupakan bencana karena baginya Ratna merupakan tokoh perjuangan dan aktivis yang sejak dulu sudah menyuarakan suara-suara rakyat kecil.

"Ratna jadi aktivis bukan saat sekarang saja. Ratna dari dulu sudah memerjuangkan hak-hak sipil," kata Mardani.

Sebelumnya, beredar foto yang memperlihatkan wajah seorang perempuan di ruang perawatan sebuah rumah sakit melalui jejaring media sosial dan sejumlah grup Whatsapp. Wajah yang disebut sebagai Ratna Sarumpaet itu mengenakan baju pasien dengan rambut diikat ke belakang.