BMKG Catat 4 Kali Gempa Guncang Sumba Timur

Petugas melakukan pemantauan dan analisa gempa di kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Jl Cendana, Jogja, Selasa (6/6 - 2017). (Harian Jogja/Desi Suryanto)
02 Oktober 2018 09:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, KUPANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyebut hingga Selasa pukul 08.55 WIB terjadi empat kali gempa tektonik yang mengguncang Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

"Hari Selasa, (2/10/2018), di wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara mengalami empat kali gempa bumi," kata Kepala BMKG Kampung Baru- Kupang, Robert Owen Wahyu, di Kupang, Selasa.

Gempa kali pertama terjadi pada pukul 06.12.03 WIB, 06.27.08 WIB, 06.59.44 WIB dan 07.16.47 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M=5,2 M=5,3 M=5,9 dan M=6,0 (setelah pemutakhiran). Episenter gempa bumi pertama terletak pada koordinat 10,65 LS dan 120,18 BT, sementara episenter gempa bumi kedua terletak pada koordinat 10,54 LS dan 120,20 BT.

Episenter gempa ketiga terletak pada koordinat 10,60 LS dan 120.20 BT, dan episenter keempat 10.52 LS 120.18 BT dengan kedalaman 21 km arah selatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter pada keempat gempa bumi tersebut, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia menyusup di bawah Lempeng Eurasia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik (Thrust Fault).

Gempa yang menguncang Kabupaten Sumba Timur, NTT, juga dirasakan oleh warga di Kabupaten Bima dan Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto, di Mataram, Selasa, mengatakan getaran gempa bumi yang dirasakan di Bima dan Dompu dalam skala intensitas II Skala Intensitas Gempabumi (SIG) Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), atau III "modified mercalli intensity" (MMI).

"Gempa di Sumba Timur dengan kedalaman 10 kilometer tersebut juga terasa di Waingapu, dan Tambolaka sebesar II SIG BMKG (IV MMI)," kata Agus.

Sumber : Antara