Jokowi Izinkan Bantuan Asing untuk Palu-Donggala

Tim SAR menyelamatkan warga yang tertimbun reruntuhan di Perumnas Bala Roa, Palu, Minggu (30/9 - 2018). (Antara/Darwin Fatir)
01 Oktober 2018 12:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Pemerintah Indonesia memutuskan menerima bantuan asing untuk menangani dampak gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). 

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong di akun Twitter resminya @tomlembong, Senin, mencuitkan Presiden Joko Widodo pada Minggu (30/9/2018) malam telah memberikan wewenang kepada jajarannya untuk menerima bantuan dari dunia internasional.

Tom mencuitkan pernyataannya dalam bahasa Inggris dan menyampaikan dirinya akan membantu mengoordinasikan bantuan dari sektor swasta yang berasal dari berbagai belahan dunia.

Untuk itu, ia siap menerima pesan melalui akun sosial medianya ataupun melalui email pribadinya yang ia sertakan dalam postingan-nya itu.

"Last night, President @jokowi authorized us to accept international help for urgent disaster-response & relief. Im helping coordinate help from private sectors from around the world. Pls message me at my social media accounts or email: tom@bkpm.go.id," cuitnya disertai dengan tanda pagar #PaluTsunami #PALUDONGGALA.

Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L.P. Marsudi terkait dengan hal itu.

"Saya baru saja japri [jaringan pribadi] dengan Bu Menlu di New York. Beliau mengatakan Presiden telah menyatakan menerima bantuan internasional sesuai kebutuhan. Artinya kita “welcome” dengan tawaran internasional. Nanti akan dikoordinir Menkopolhukam," katanya.

Ia menambahkan saat ini mekanisme dan prosedur sedang disiapkan BNPB dan Kemenlu sesuai dengan peraturan. Namun, ia menegaskan sampai saat ini, bencana di Palu dan Donggala belum berstatus bencana nasional.

Sumber : Antara