Rizieq Shihab Dicekal Arab Saudi, Kubu Jokowi Angkat Bicara

Rizieq Shihab (Antara/Umarul Faruq
27 September 2018 20:39 WIB Muhammad Ridwan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding membantah adanya keterlibatan pemerintah dalam kasus pencekalan Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi. Rizieq dikabarkan tak bisa keluar dari Arab Saudi.

Menurutnya urusan pencekalan tersebut adalah ranah kedaulatan dalam negeri Arab Saudi, maka Pemerintah Indonesia tidak memiliki wewenang untuk kasus itu.

“Dalam etika internasional mencampuri urusan negara lain itu adalah satu perbuatan yang sangat tidak baik, dan kita sebagai bangsa Indonesia tidak ingin ikut campur urusan pemerintah Arab,” ujarnya di Rumah Cemara 19, Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Lebih lanjut, dia mengendus adanya oknum yang mempolitisasi kasus tersebut sehingga kejadian itu dikaitkan dengan keterlibatan pemerintah. Dia menduga hal ini terkait Pilpres 2019.

“Memang saya lihat ada yang sengaja dikaitkan agar punya dampak terhadap Pilpres. Nah ini terlalu jauh. Jadi saya kira Pemerintah Indonesia tidak ikut, aparat keamanan tidak ikut soal itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, dikabarkan tak bisa keluar dari Arab Saudi. Rizieq Shihab, yang berada di negeri itu sejak ditetapkan tersangka dalam kasus pornografi di Tanah Air pertengahan 2017—penyidikannya telah dihentikan—sudah tiga kali gagal bepergian.