KPU: Demokrat Mau Teken Deklarasi Kampanye Damai? Silakan ke KPU

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari/JIBI/BISNIS - Jaffry Prabu Prakoso
26 September 2018 20:01 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempersilakan Partai Demokrat jika ingin menandatangani kampanye damai. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) walk out dan tidak menandatangani deklarasi itu di Monas.

Komisioner KPU Hasyim Asy'ari mengatakan bahwa bila ada pimpinan partai hadir dalam deklarasi tapi tidak tanda tangan, maka tetap akan difasilitasi. Meski saat ini momennya sudah terlewat.

“Silakan hadir ke kantor KPU dan tanda tangan deklarasi kampanye damai. Karena yang tanda tangan adalah ketum [ketua umum] atau sekjen [sekretaris jenderal] partai, maka silakan hadir ke KPU ketum atau sekjen partai,” katanya melalui pesan instan, Rabu (26/9/2018).

Sebelumnya SBY tidak mengikuti acara kampanye damai sampai selesai atau walk out karena banyak sekali pelanggaran yang dia temukan. Saat tiba di Monas yang merupakan lokasi acara, Presiden RI ke-6 ini menemukan alat peraga kampanye yang menurutnya tidak seharusnya dibawa peserta. Selain itu ada pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin berteriak dua periode.

Hasyim menjelaskan bahwa partai yang tidak melakukan tanda tangan deklarasi memiliki dua makna. Asumsi tersebut yaitu dapat dimaknai hadir tapi tidak setuju dengan materi deklarasi kampanye damai. “Atau dapat dimaknai tidak hadir dalam deklarasi,” ungkapnya.