Jokowi: Nomor 1 Atau 2, yang Paling Penting Bukan Nomornya

Joko Widodo (Jokowi) berjabat tangan dengan Ma'ruf Amin dan Erick Thohir seusai di Jakarta, Jumat (7/9 - 2018). (Antara / Akbar Nugroho Gumay)
21 September 2018 16:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan mensyukuri apa pun nomor yang didapat dalam pengundian nomor urut pasangan calon presiden/wakil presiden di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (21/9/2018) malam ini.

"Dapat nomor 1, alhamdulillah, dapat nomor 2, alhamdulillah. Pokoknya nomor berapa pun disyukuri karena menurut saya yang paling penting bukan nomornya, paling penting kepercayaan rakyat yang harus dijaga," kata Jokowi di Rumah Makan Mbah Jingkrak, Setiabudi, Jakarta, Jumat siang.

Jumat ini, Presiden Jokowi mendadak mengajak wartawan yang biasa bertugas di Istana Kepresidenan untuk makan siang bersama di rumah makan yang menyediakan makanan Indonesia itu.

Pada Jumat malam, KPU akan melaksanakan pengundian nomor urut pasangan presiden/wakil presiden mulai pukul 20.00 WIB. "Iya, nanti (berangkat bersama Kiai Ma'ruf, berangkatnya nanti dari Tugu Proklamasi," tambah Presiden.

Ia pun mengaku tidak menyiapkan pakaian khusus untuk pengambilan nomor urut tersebut. "Ya, pakaianlah," ucap Presiden.

Pengundian nomor urut ini diawali dengan pengambilan nomor gilir. Pasangan yang mendapatkan nomor gilir lebih kecil, diberikan kesempatan mengambil nomor urut lebih dahulu. Namun, untuk membuka nomor urut itu, akan dilakukan kedua pasangan kandidat secara bersamaan.

Setelah pengambilan nomor urut, dua pasangan calon presiden/wakil presiden, yakni Joko Widodo/Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto/Sandiaga Salahuddin Uno, akan memulai masa kampanye pemilu sejak 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Sumber : Antara