Prabowo Ungkap Siasat PAN, Taufik Gerindra: Intinya Ahok "Tewas"

M Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. (Antara)
17 September 2018 16:43 WIB Feni Freycinetia Fitriani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa tokoh-tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai think tank di balik siasat untuk menjungkalkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada Jakarta. Namun, Gerindra enggan menanggapi lebih jauh ucapan Prabowo itu.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik mengaku tak mempermasalahkan pernyataan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. "Enggak, saya enggak tahu. Intinya Ahok sudah kalah, sudah tewas," katanya di DPRD DKI, Senin (17/9/2017).

Namun, kata dia, strategi untuk memenangkan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno bukanlah jasa Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan semata, tetapi partai koalisi. Pasalnya, Partai Gerindra sangat terbuka dengan berbagai masukan dari partai-partai koalisi, salah satunya dari Zulkifli Hasan.

"Saran-saran [Zulhas] digabung dengan yang lain kemudian dipikirkan langkahnya seperti apa kemudian digodok jadi langkah strategis. Enggak usah saya jelasin lagi di sini, sudah kalah ya. Menang kan?" jelasnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengungkapkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebagai operator strategi dan taktik politik andal, bahkan bisa membuat Ahok turun sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam Workshop Nasional Pembekalan Caleg PAN di Grand Paragon Hotel, Jakarta Barat, Minggu (16/9/2018). “Pak Zul, Pak Amien Rais, dan timnya ini adalah king maker, di belakang layar. Banyak ilmu yang saya dapat. Pak Zul ini operator politik hebat di Indonesia. Dia sadar atau tidak, ilmunya banyak saya curi," kata Prabowo dalam pidato sambutannya.

Prabowo lantas mengungkapkan salah satu kehebatan Zulkifli Hasan adalah “menggulingkan” Ahok dari kursi Gubernur Jakarta. Ia membeberkan, stategi dan taktik mengalahkan Ahok dalam Pilkada Jakarta 2017 juga dicetuskan Zulkifli Hasan.

"Banyak sekali yang saya contoh dari PAN. Banyak ilmu-ilmu dari Pak Zulkifli. Dia yang sampaikan bagaimana merancang strategi menurunkan Ahok. Mungkin Pak Zulhas lupa. Di rumah dinas [Ketua MPR], Pak Zul memberi strategi, sekarang tidak perlu rapat akbar," kata Prabowo.

Strategi Zulkifli dalam mengalahkan Ahok yang akan dicontohnya pada Pilpres 2019 adalah tak perlu banyak membuat rapat akbar. Saat Pilkada Jakarta, Zulkifli Hasan meminta pemimpin partai koalisi pendukung Anies Baswedan – Sandiaga Uno langsung mendatangi masyarakat untuk memastikan dukungan mereka pada hari H pencoblosan Pilkada DKI 2017.

"Tokoh-tokoh turun ke RT. Habis itu kami kembali ke DPP, langsung kami perintahkan tokoh-tokoh turun ke RT. Tak perlu rapat-rapat besar. Memang waktu itu kami tak punya uang buat menggelar rapat akbar,” tandasnya.