Pemerintah Mau Bikin BUMN Taksi Online, Saingi Gojek?

Kendaraan roda empat berstiker PPOSR sebagai taksi online di Jl. Gajah Mada, Solo, Kamis (13/9 - 2018). (Solopos / Nicolous Irawan)
16 September 2018 22:30 WIB Dewi Aminatuz Zuhriyah Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membentuk badan usaha pelat merah untuk menaungi angkutan sewa khusus dalam hal ini adalah taksi online. Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan ide tersebut meniru apa yang dilakukan oleh pemerintah Korea Selatan semenjak munculnya taksi online.

Budi mengatakan untuk membentuk badan usaha tersebut pihakya akan bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia. “Kami sedang jajaki kerja sama dengan pihak Telkom,” katanya, Jumat (14/9/2018).

Senada, Direktur Angkutan dan Multimoda Ahmad Yani menegaskan usulan ini juga dilandasi lantaran sulitnya Kemenhub memperoleh informasi soal data jumlah driver taksi online dari pihak aplikator.

“Nah ini memang kita mengejar, akhirnya pak Dirjen sampaikan tadi untuk menyiapkan juga platform aplikasi platmerah, kasarnya gitu, nah kita akan coba lakukan penyiapan ini dengan Telkom, konsepnya menjadi platform seperti di Korea punya pemerintah,” imbuh Yani.

Dalam hal ini, Yani mengaku bahwa asosiasi driver setuju dengan rencana pembentukan platform itu. “Ya itu adalah tuntutan mereka sudah lama, kami coba memfasilitasi itu seperti apa, walaupun belum dapat secara detil [gambaran] bisnisnya bagaimana.”

Kendati pun demikian, Yani menampik jika platform bentukan pemerintah ini akan menjadi pesaing dari perusahaan aplikasi seperti Gojek dan Grab. Dia pun mengatakan akan menerapkan batas kuota driver taksi online agar persaingan antara platform tersebut tetap sehat.