Dimaafkan Rizieq, Alasan Prabowo Tak Penuhi Rekomendasi Ijtima I

Prabowo Subianto dan Yusuf Martak dari GNPF seusai penandatanganan pakta integritas. (Twitter fadlizon)
16 September 2018 20:43 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab akhirnya merestui dukungan untuk Prabowo Subianto. Setelah mendengarkan alasan Prabowo lebih memilih Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil presiden pendampingnya daripada rekomendasi Ijtima Ulama GNPF, Rizieq memaafkan Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Awalnya, Rizieq dan ulama yang tergabung dalam GNPF—organisasi eks demonstran anti-Ahok—menyodorkan nama Ustaz Abdul Somad dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri untuk menjadi cawapres bagi Prabowo. Hal itu tertuang dalam hasil ijtimak ulama I.

Namun, Prabowo justru lebih memilih Sandiaga Uno ketimbang kedua nama yang direkomendasikannya tersebut setelah melalui negosiasi panjang hingga menjelang pendaftaran capres-cawapres. Rizieq sendiri mengakui telah mendapat klarifikasi dari Prabowo soal keputusan itu.

"Setelah mendapat klarifikasi, melalui ijtimak ulama kedua ini, kami tetap mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno," kata Rizieq Shihab melalui rekaman suara yang diperdengarkan saat acara Ijtimak Ulama II di Grand Hotel Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018).

Prabowo, dalam acara itu, mengakui terharu karena didukung GNPF Ulama. Dia mengungkapkan alasannya tidak menjalankan rekomendasi ijtima ulama GNPF.

"Saya terharu kepada saudara semua yang tetap mendukung saya, walaupun tidak bisa memenuhi usulan ijtimak ulama pertama karena sistem politik. Kita harus mendapatkan dukungan 20 persen dalam pemilihan presiden mendatang," kata Prabowo.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) itu berjanji, tak mengulangi kesalahan yang bisa mencederai kepercayaan pendukungnya. "Kalian bisa melihat sendiri, saudara Sandiaga Uno itu saya kira orang yang tidak akan berkhianat,” tandasnya.

Dalam forum Ijtima Ulama II itu, Prabowo tiba sekitar pukul 13.00 WIB saat sidang pleno berlangsung. Dia lalu menandatangani pakta integritas tersebut sekitar pukul 14.30 WIB.

Rizieq melalui pesan yang diputar dalam sidang tersebut, menyampaikan ada tiga agenda utama dalam forum tersebut. Pertama, mendengarkan secara langsung alasan Prabowo memilih Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden bukan cawapres rekomendasi Ijtima Ulama I, Ustaz Abdul Somad dan Salim Segaf Al Jufri. Hal ini untuk menghindari saling curiga dan perpecahan di tubuh ulama dan Koalisi Keumatan.

Kedua, penandatanganan pakta integritas oleh pasangan calon sebagai bentuk perjanjian yang kuat dan mengikat keduanya. Ketiga, untuk menyusun langkah pemenangan bagi Prabowo-Sandiaga Uno.

Tokopedia

Sumber : Suara.com, Antara

Kolom 6 hours ago

Efek Ekor Jas