Cemburu, Suami Penggal Istri & Bawa Kepala ke Kantor Polisi

Satish, 35, di kantor polisi Ajjampura, Chikmagalur, India, Senin (9/9 - 2018) malam. (Mirror)
14 September 2018 00:00 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, CHIKMAGALUR — Satish, 35, pria di Ajjampura, Chikmagalur, India melakukan aksi nekat dengan memenggal istrinya, Roopa, 25, lantaran cemburu. Bahkan Satish lalu membawa potongan kepala tersebut ke kantor polisi di Ajjampura, Minggu (9/9/2018) malam, waktu setempat.

Dilaporkan Times of India, Rabu (12/9/2018), kisah tragis itu bermula kala Satish dan istrinya, Roopa, makan siang di salah satu kedai di dekat Ajjampura. Di tengah kebersamaan itu, Roopa tiba-tiba pergi dan bilang hendak pulang.

Sesaat kemudian, Satish mencoba menelepon istrinya, namun tak kunjung mendapatkan jawaban. Satish pun pulang dengan niat menyusul istrinya yang menurutnya sudah di rumah. Sayang, Satish tak menemukan istrinya.

Saat mencari ke sana kemari, Satish tiba-tiba menemukan Roopa di salah satu perkebunan dan sedang berbincang dengan pria yang tampak lebih muda bernama Sunil. Satish yang terbakar api cemburu langsung pulang mengambil parang untuk melampiaskan emosinya.

Saat kembali ke perkebunan dan hendak menghajar pria yang dia tuduh selingkuhan istrinya, Satish justru dicegah istrinya. Kemarahan Satish justru tak terkendali dan menghajar leher istrinya.

Pada malam harinya, Satish membawa kepala istrinya ke kantor polisi yang berjarak 20 km dari rumahnya. Demi menunjukkan potongan kepala istrinya ke polisi, Satish bahkan bersepeda sejauh 20 km.

Setiba di kantor polisi, Satish langsung mengeluarkan kepala istrinya sambil berteriak mengungkapkan emosinya di depan sejumlah polisi. "Ini [kepala] istri saya, Pak. Aku telah memberikan semua cintaku kepadanya," teriak Satish.

Aksi nekat Satish pun direkam salah seorang polisi yang sedang bertugas. Berdasarkan video dari salah seorang polisi itu, Satish tampak mengeluarkan kepala istrinya dari kantong dan meletakkannya di meja kantor polisi.

Salah satu polisi, Inspektur Ramachandra Nayak, mengatakan Satish telah ditahan di tahan polisi setelah menunjukkan potongan tubuh istrinya yang sudah tak berkepala. Nayak juga mengatakan aksi pelaku pembunuhan yang langsung menyerahkan diri kepada polisi memang kerap terjadi di wilayah Ajjampura.

"Biasanya di daerah Ajjampura, siapa pun yang melakukan pembunuhan pasti menyerah kepada polisi. Namun bagi seorang yang masuk dan menempatkan potongan kepala di meja polisi adalah sesuatu yang baru bagi kita," ujarnya seperti dikutip pada Mirror.