Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 14 September 1917, Kekaisaran Rusia Berubah Jadi Republik

Nicholas II, kaisar terakhir Rusia sebelum berubah menjadi republik. (Wikimedia.org)
14 September 2018 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Bermacam-macam peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 14 September. Salah satu peristiwa bersejarah pada 14 September adalah berubahnya Kekaisaran Rusia menjadi negara berbentuk republik.

Selain itu, ada beberapa peristiwa lain pada 11 September yang patut untuk dikenang. Demi mengenangnya, Solopos.com merangkum berbagai macam peristiwa itu dalam catatan peristiwa dunia hari ini, 11 September, yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org.

786
Harun Ar-Rasyid resmi dinobatkan menjadi pemimpin Kekhalifahan Abbasiyah saat usianya masih 20 tahun. Ia menggantikan saudaranya, Musa bin Al-Mahdi Al-Hadi, yang meninggal dunia di hari yang sama. Harun Ar-Rasyid memimpin Kekhalifahan Abbasiyah hingga akhir hayatnya pada 24 Maret 809. Harun berhasil membawa Kekhalifahan Abbasiyah menuju masa keemasan yang lantas diteruskan penggantinya, Muhammad bin Harun al-Amin.

1808
Pertempuran antara pasukan Rusia dan pasukan Swedia meletus di wilayah Oravais, Finlandia. Salah satu pertempuran dalam Perang Finlandia itu berakhir dengan kemenangan Rusia. Pasukan Swedia harus kehilangan sekitar 740 tentaranya yang tewas di medan pertempuran dan 100 tentaranya yang ditangkap pasukan Rusia.

1812
Tentara Rusia bersama warga sipil membakar sejumlah bangunan di Kota Moskow. Hal itu dilakukan agar Moskow tak dikuasai pasukan Prancis pimpinan Napoleon Bonaparte. Benar saja, upaya itu berhasil membuat pasukan Prancis mundur dari Moskow.

1829
Kesultanan Ottoman dan Kekaisaran Rusia menandatangani Perjanjian Adrianople di Adrianople atau kini Edirne, Turki. Perjanjian tersebut ditandatangani demi mengakhiri Perang Rusia-Turki yang berlangsung sejak 1828. Dari perjanjian itu, Kesultanan Ottoman berjanji akan memberikan kelonggaran kepada Yunani dan Serbia untuk membentuk pemerintahan sendiri meski masih menjadi kekuasaan Ottoman.

1917
Kekaisaran Rusia secara resmi berubah menjadi negara berbentuk republik. Sebelummnya, sejak 1547, Rusia merupakan negara monarki. Pada 7 November 1917, Rusia secara resmi bernama Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia.

1940
Sebanyak 158 warga sipil berkebangsaan Rumania di Ip, Salaj, Kerajaan Hungaria—kini menjadi wilayah Rumania—dibantai tentara Hungaria. Peristiwa itu merupakan upaya pemerintah Kerajaan Hungaria yang ingin membersihkan etnis Rumania dari wilayah kekuasaannya. Peristiwa tragis itu kini dikenang dengan nama Pembantaian Ip.

1943
Pasukan Jerman membunuh sekitar 500 warga sipil di Viannos, Pulau Kreta, Yunani. Pembantaian terhadap warga sipil itu berlangsung sekitar tiga hari. Selain melakukan pembunuhan massal, tentara Jerman juga membumihanguskan rumah serta hasil panen milik warga Viannos.

1944
Kota Maastricht menjadi wilayah pertama di Belanda yang berhasil dibebaskan Sekutu dari cengkeraman Jerman. Sebelumnya, kota tersebut telah dikuasai Jerman sejak 1940.

1960
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) atau Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi didirikan di Bagdad, Irak. OPEC merupakan organisasi yang bertujuan menegosiasikan masalah-masalah produksi, harga, dan hak konsesi minyak bumi dengan perusahaan-perusahaan minyak. Indonesia menjadi anggota OPEC sejak 1962. Namun pada 2008, Indonesia mengajukan pengunduran diri dari OPEC lantaran telah menjadi importir minyak sejak 2003 dan tak mampu memenuhi kuota produksi yang ditetapkan. Meski demikian, keanggotaan Indonesia hanya dibekukan hingga pada 2014 secara resmi kembali menjadi anggota OPEC.

2007
Wahana antariksa pertama milik Jepang diluncurkan. Wahana antariksa tersebut diberi nama Kaguya. Peluncuran Kaguya adalah salah satu misi Jepang sebelum melaksanakan misi pengiriman astronot ke bulan pada 2025 mendatang.