Sandiaga Uno: Erick Thohir Menangis Tahu Saya Jadi Cawapres

Joko Widodo (Jokowi) berjabat tangan dengan Ma'ruf Amin dan Erick Thohir seusai di Jakarta, Jumat (7/9 - 2018). (Antara / Akbar Nugroho Gumay)
14 September 2018 14:40 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTAErick Thohir sempat menangis saat tahu mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Sandiaga mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis (9/8/2018) malam menjelang pengumuman resmi dari Prabowo atau jauh sebelum Erick menjadi Ketua Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin.

“Pak Erick nangis. Asli nangis di sebelah saya dia. Saya juga nangis gitu karena kita nggak menyangka ini terjadi dan dia nggak bilang sepatah katapun. Tapi matanya berkaca-kaca, dia bilang selamat,” katanya di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Sandiaga mengaku pernah diminta Prabowo mengajak Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) agar menjadi tim sukses mereka. Meski begitu, Sandi tidak melakukannya karena tahu Erick Thohir tidak mau terjun di dunia politik dan fokus pada bisnis.

Pertimbangan lainnya adalah jika Erick terjun ke dunia politik, maka pengusaha nasional sukses akan hilang. “Malah waktu Pak Prabowo bilang, ‘San, nggak mau ajak teman-teman kamu bantu kamu di tim?’ Dan disebut sama Pak Prabowo, ‘Erick gimana?’ ‘Ah Erick pasti enggak mau, Pak'," ungkapnya.

Di sisi lain Sandi mengucap selamat kepada Erick Thohir karena telah menjadi ketua tim kampanye Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Namun dia mengelak menyimpulkan menerima itu karena terpaksa.