Ternyata Ridwan Kamil Dukung Sandiaga Uno di Pilkada Jakarta

Ridwan Kamil. (Instagram/ridwankamil)
14 September 2018 15:00 WIB Wisnu Wage Pamungkas Nasional Share :

Solopos.com, BANDUNG — Meski sempat mengkritik ucapan Sandiaga Uno , Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ternyata memiliki kedekatan khusus dengan pengusaha yang kini menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto itu.

Ridwan Kamil [Emil] mengaku dirinya dan Sandiaga bersahabat begitupun istri mereka masing-masing. “Beliau sahabat saya, dan istrinya juga sahabat istri saya,” katanya di MUI Jabar, Bandung, Jumat (14/9/2018) pagi.

Emil mengaku publik tidak banyak publik mengetahui bahwa dirinya dan Sandiaga bersahabat. Bahkan ada kedekatan dan peran khusus dirinya saat Sandiaga mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.

"Orang banyak yang tidak tahu. Saya membantu beliau saat mau jadi Wagub DKI Jakarta, saya beri nasihat dua sampai tiga kali. Istrinya juga main ke pendapa," ungkapnya.

Emil mengaku memberikan sejumlah tips-tips khusus kepada Sandiaga Uno untuk bisa memenangkan Pilkada DKI Jakarta. "Saya bilang, Kang, kalau mau menang, gini gini gini. Saya kasih tips-tips ke beliau. Itu bagaimana saya menghormati beliau,” ujarnya.

Karena itu terkait keinginan Sandiaga untuk bertemu dirinya, Ridwan Kamil merespons dengan baik. “Pak Sandi Uno saya tunggu di Bandung, dengan senang hati,” katanya.

Keduanya sebelumnya sempat berbalas argumen terkait kepala daerah yang menjadi juru kampanye atau tim sukses. Sandiaga Uno menyatakan gubernur seharusnya fokus dalam menjalankan tugasnya membangun daerahnya, bukan ikut-ikutan dalam pemenangan salah satu pasangan di Pilpres 2019. Ridwan Kamil yang menyatakan mendukung Jokowi pun memberikan tanggapannya.

"Pak Sandiaga Uno yang terhormat, tolong sebelum memberikan statemen, berkaca pada pengalaman pribadi dulu. Pada 2018, Pak Sandiaga Uno datang ke Jateng jadi jurkam Sudirman Said. Datang masuk ke Priangan jadi jurkam pasangan Asyik [Sudrajat-Syaikhu]," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Rabu (12/9/2018).

Ridwan Kamil mengatakan saat mendatangi dua lokasi kampanye tersebut, Sandiaga saat itu masih berkapasitas sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. "Yang penting mah tidak melanggar aturan hukum, dan jangan bawa-bawa nama institusi dan jabatan. Tolong melihat pada pengalaman pribadinya," katanya.

Mendapat kritik Ridwan Kamil, Sandiaga Uno pun mengklarifikasi pernyataannya soal kepala daerah yang harus fokus pada tugas dan kewajibannya dengan tidak ikut dalam ajang Pilpres 2019 itu. Sandi berkilah pernyataan itu ditujukan untuk kepala daerah yang berasal dari koalisi Prabowo-Sandi dan bukan bermaksud menyindir Ridwan Kamil.

"Jadi, jangan sampai ada salah paham. Jangan saling balas di media pula," ujarnya di Bandung Barat, Kamis (13/9/2018) seperti dikutip berbagai media massa nasional.

Tokopedia