Sandiaga Sebut Tempe Setipis ATM, Ida Fauziah: Kalau Dipotong Iya

Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke PBNU, Kamis (16/8 - 2018). (Bisnis / Muhammad Ridwan)
11 September 2018 05:30 WIB Muhammad Ridwan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ida Fauziah menanggapi pernyataan Sandiaga Uno yang menyebut ukuran tempe di pasaran setipis kartu ATM. Menurutnya, tempe yang beredar di pasar saat ini masuk berkurang seperti biasa dan tidak setipis kartu automatic teller machine (ATM) seperti yang disebutkan Sandi.

"Saya tidak tahu maksudnya tempe setipis ATM itu. Itu kan memang ada ya, tempe yang dipotong setipis itu memang ada. Tapi bukan berarti ukuran tempe itu yang di pasaran setipis itu,” ujarnya di Rumah Cemara 19, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Ia menyebut frase "setipis kartu ATM" itu hanya merupakan cara dan gaya bahasa Sandiaga saja. Menurutnya publik bisa melihat sendiri kebenarannya.

"Mungkin bahasa Pak Sandi menyampaikan, gaya beliau aja menyampaikan itu. Tapi bisa dicek sampai sekarang tempe-tempe yang beredar itu tidak setipis [kartu] ATM," ujarnya.

Ida menilai ucapan Sandiaga Uno merupakan bagian dari sebuah kritik, namun menurutnya hal tersebut tidak perlu menjadi masalah. “Saya kira enggak perlu ribut. Nanti kita ikut ribut mempersoalkan statement beliau."

"Kalau menurut saya sih itu gaya beliau untuk menyampaikan kritik, menyampaikan pandangan, ya tidak apa-apa. Yang paling penting nyatanya saja bahwa tempe itu ukurannya masih normal. Mudah-mudahan akan terus seperti itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengaku menerima banyak keluhan masyarakat dalam kunjungannya ke beberapa daerah belakangan ini, terutama tentang persoalan harga bahan pokok. Salah satunya, bahwa tempe saat ini semakin tipis, sehingga hampir mirip dengan kartu ATM.

Maka itu, dia mengklaim bahwa koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sangat khawatir dan prihatin dengan keadaan ekonomi. Dia melanjutkan, koalisinya ingin menyuarakan aspirasi rakyat.