Raih Perunggu Asian Games 2018, Atlet Sepak Takraw Kembali Jualan Teh

Pemain sepak takraw India Harish Kumar (bawah) menendang bola dihalangi pemain Nepal Rupesh Sunar (tengah atas) dalam penyisihan regu putra sepak takraw Asian Games 2018 di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Senin (27/8/2018). (Antara - INASGOC - Nova Wahyudi)
09 September 2018 19:13 WIB Adib Muttaqin Asfar Internasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Kontingen India meraih prestasi yang cukup bagus dengan mengoleksi 15 medali emas dan total 69 medali di Asian Games 2018. Pascaevent terbesar nomor dua dunia di Jakarta-Palembang itu, sebagian atlet harus kembali menjalani kehidupan yang jauh dari gemerlap pesta olahraga.

Salah satunya adalah Harish Kumar, peraih medali perunggu sepak takraw putra India. Sepulang dari membela negaranya di Palembang, dia harus kembali menjalani kesehariannya berjualan teh untuk membantu ayahnya.

Dilansir Hindustantimes.com, Haris Kumar kini berjualan teh di kedai milik ayahnya di Majnu-ka-Tilla, Delhi. Padahal, pemerintah setempat menjanjikan hadiah uang bagi peraih medali Asian Games 2018.

"Saya punya banyak anggota keluarga dan sumber pendapatan kami sangat tipis. Saya membantu ayah saya di kedai teh untuk membantu keluarga," kata Harish Kumar yang dilansir media India tersebut dari ANI.

Meski harus bekerja membantu keluarganya, Harish masih menyempatkan waktu antara pukul 14.00 hingga 18.00 waktu setempat untuk berlatih. Hal ini karena dia masih berstatus sebagai atlet.

"Saya menyisihkan empat jam setiap hari antara pukul 2 - 6 untuk latihan. Untuk masa depan, saya ingin mendapatkan pekerjaan yang bagus untuk keluarga saya,” sambungnya.

Harish menuturkan dirinya mengenal olahraga sepak takraw sejak 2011. Saat itu, seorang pelatih yang dia kenal membawanya ke otoritas olahraga India atau Sports Authority of India (SAI).

"Saya mulai bermain di olahraga ini [sepak takraw] pada 2011. Pelatih saya, Hemraj, yang membawa saya ke olahraga ini. Kami biasanya bermain dengan ban saat Hemraj melihat saya dan memperkenalkan saya dengan SAI," tutur Harish.

Sejak itulah dia memulai hidupnya sebagai atlet profesioanl dan mendapatkan uang bulanan serta peralatan. Dia kemudian berlatih setiap hari demi meraih kemenangan untuk negaranya di berbagai turnamen.

Meski demikian, keluarganya masih harus berjuang keras memenuhi kebutuhan hidup meski Harish mendapatkan uang bulanan. Namun ibunya tetap merasa berterima kasih kepada pemerintah India yang mencukupi makanan dan penginapan untuk Harish selama persiapan menjelang Asian Games.

Hal serupa diungkapkan Dhawan, saudara Harish, yang berterima kasih kepada SAI. Lembaga itu dinilai telah mendukung pelatihan Harish dan mendukung keuangan mereka. Dhawan meminta pemerintah India untuk memberikan pekerjaan kepada Harish untuk kelangsungan kehidupan keluarga itu.

Harish Kumar (Hindustannews.com dari Twitter @ANI)

Tokopedia