Bripda Puput Nastiti Devi Pernah Tugas di Polda Metro Jaya

Ahok (Instagram basukibtp)
06 September 2018 18:45 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Sosok polisi wanita (polwan) berpangkat brigadir polisi dua (bripda) Puput Nastiti Devi (PND) sedang ramai dibicarakan warganet. Namanya diperbincangkan sejak dia dikabarkan akan dinikahi oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mabes Polri masih enggan membuka identitas lebih detail soal perempuan yang fotonya menyebar di media sosial itu.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, Bripda PND dikabarkan merupakan polwan yang bertugas di Mabes Polri. Namun, Kepala Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri Kombes Pol Yudi Amsyah enggan berkomentar soal lokasi penugasan terkini Bripda PND.

"Kalau mau tanya benar dia ada di mana, ya tanya yang bersangkutan dong," kata Yudi saat dimintai konfirmasi, Kamis (6/9/2019), dilansir Suara.com.

Yudi tak mau membeberkan lokasi dinas polwan yang diperkirakan baru berusia 21 tahun itu. "Wah kalau mencari [satuan tugas Bripda Puput] itu jangan nanya ke saya. Tanya ke komandannya," katanya.

Meski demikian, Yudi menyebutkan Bripda Puput Nastiti Devi pernah bertugas di Polda Metro Jaya. Tapi, dia tak menjelaskan secara rinci posisi dan jabatan Bripda Puput saat berdinas di Polda Metro. "Dulu [Bripda Puput] pernah di Polda Metro, tapi kalau cari informasi langsung sama yang bersangkutan," terangnya.

Berdasarkan foto profil Bripda Puput Nastiti Devi yang beredar di kalangan wartawan, polwan itu bertugas sebagai anggota Banum Urpres Subbagrenmin Yanma Polri. Namun, Yudi masih belum mau menjelaskan apakah Bripda PND kini berdinas di Mabes Polri atau tidak.

Sebelumnya, Asia Times yang diterbitkan laman daringnya, atimes.com, Selasa (4/9/2018). Artikel berjudul Military minds aim to keep Widodo in power (Pikiran militer untuk menjaga Widodo berkuasa) itu sejatinya menceritakan kekuatan politik yang mendukung Jokowi. Salah satu potensi dukungan itu datang dari Ahok yang diceritakan pada bagian akhir artikel itu.

Di situ dituliskan bahwa prioritas utama Ahok setelah bebas adalah hal yang sangat pribadi. Prioritas itu adalah melangsungkan pernikahan yang sempat tertunda.

Tak ada keterangan tentang nama perempuan yang akan dinikahi Ahok. Namun, disebutkan bahwa perempuan itu adalah seorang polisi wanita (polwan) yang menjadi pengawal mantan istri Ahok, Veronica Tan.

Sumber : Suara.com