Keripik Jamur Tahi Sapi Beredar, Apa Tanggapan BPOM

Keripik tahi sapi (Twitter)
06 September 2018 15:00 WIB Septina Arifiani Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Beberapa hari belakangan ramai menjadi perbincangan di media sosial adanya keripik jamur tahi sapi. Ramainya keripik ini membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) buka suara.

BPOM lewat akun Twitter @bpom_ri, Rabu (5/9/2018), menyatakan jamur tahi sapi mengandung bahan aktif psilosibin dan psilosina yang termasuk dalam narkotika golongan 1  yang menimbulkan halusinasi.

“Psilosibin mempunyai sifat halusinasi, dapat mengubah suasana hati (mood), mengubah persepsi diri dan atau dunia sekeliling serta meluapkan perasaan baik rasa senang maupun sedih,” demikian tulis BPOM dalam rilisnya, Rabu.

BPOM menegaskan produk yang beredar di pesan berantai tidak memiliki izin edar dari Dinas Kesehatan (PIRT) dan dikategorikan sebagai produk ilegal.

“Badan POM akan terus mendalami kasus ini untuk mencegah beredarnya produk yang dapat berpotensi buruk terhadap kesehatan,” lanjut BPOM.

Tokopedia